Recent Articles

Thursday, September 15, 2011

Desa Plajan Jepara

Thursday, September 15, 2011 - by Blogger · - 0 Comments

 Desa Plajan 
Pakis Aji Jepara


Berada di kaki Gunung Muria, Desa Plajan terletak di sebelah timur Ibukota Kabupaten Jepara. Jarak tempuh ke Ibu kota Kecamatan Pakis Aji kurang lebih 5 Km dan ke Ibu Kota Kabupaten kira-kira 22 Km dan dapat ditempuh kendaraan dengan waktu tempuh ± 30 menit. Letak Pusat Pemerintahan Desa berada pada 06.58315 LS dan 110.78576 BT (diukur dengan alat GPS pada tanggal 25 Juli 2009 oleh Tim Pemerintah Desa).

Desa Plajan memiliki luas wilayah daratan 1,0445 Km² dan tidak memiliki wilayah pantai. Secara administratif, wilayah Desa Plajan terdiri atas 43 RT dan 7 RW, meliputi 24 dukuh dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
1.    Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji di sebelah barat,
2.    Desa Kepuk Kecamatan Bangsri di sebelah utara,
3.    Desa Tanjung Kecamatan Pakis Aji di sebelah selatan, dan
4.    Desa Tanjung Kecamatan Pakis Aji di sebelah timur.

Peta Desa PlajanSecara topografi, Desa Plajan dapat dibagi dalam dua wilayah, yaitu wilayah daratan rendah dan wilayah perbukitan. Wilayah terendah adalah wilayah RT 43, RW II, dan daerah yang tertinggi adalah di wilayah RT 39, RW VI yang merupakan daerah perbukitan. Desa Plajan memiliki variasi ketinggian antara 200 m sampai dengan 400 m dari permukaan laut. Suhu udara sekitar 18 – 25 °C dengan curah hujan berkisar 4 – 25 mm.
Air permukaan berupa sungai-sungai yang bersumber dari Gunung Muria. Aliran air permukaan lancar karena pengaruh kontur (topografi) yang memungkinkan tidak muncul genangan. Selain air sungai yang bersumber dari gunung, juga terdapat air permukaan yang bersumber dari mata air (masyarakat Plajan menyebutnya belik). Belik-belik tersebut sebagian mengalir membentuk sungai-sungai kecil. Belik merupakan salah satu sumber utama bagi kebutuhan air bersih warga desa

Struktur ruang Desa Plajan terbentuk dari permukiman dan jaringan jalan yang terbentuk secara organik (alami) tanpa didahului dengan perencanaan menyeluruh, seperti ciri struktur ruang wilayah pedesaan pada umumnya di Indonesia. Pusat-pusat permukiman ditandai dengan mengumpulnya rumah-rumah (hunian) yang menyatu dengan tegalan yang mengikuti pola jaringan jalan. Pusat permukiman yang utama adalah pasar desa (Pasar Suwaluh) yang terletak di bagian tengah desa dan berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi desa. Selain itu pusat permukiman yang utama adalah Balai Desa Plajan yang berlokasi tidak jauh dari pasar (+ 700 meter) sebagai pusat pelayanan administrasi pemerintahan desa. 

Pola ruang desa dicirikan dengan fungsi budidaya dan fungsi lindung. Fungsi budidaya meliputi fungsi rumah sebagai hunian, fungsi perdagangan (dicirikan dengan pasar dan kios/toko), fungsi pemerintahan (dicirikan dengan Balai desa), fungsi pelayanan sosial dan budaya (dicirikan dengan sekolah, puskesmas, dan tempat ibadah), fungsi ekonomi (dicirikan dengan usaha/industri). Sedangkan fungsi lindung yang paling menonjol adalah daerah sempatan sungai yang bertebing curam.

Jumlah penduduk Desa Plajan berdasarkan pemetaan swadaya tahun 2010 adalah 7098 jiwa, terdiri dari 3533 penduduk laki-laki dan 3565 penduduk perempuan dengan komposisi sebagai berikut:
1.    Usia produktif atau usia kerja merupakan kelompok terbesar dengan prosentase 59,2%.
2.    Usia sekolah memiliki prosentase terbesar kedua dengan 18,9%.
3.    Usia tua memiliki prosentase 12,6%.
4.    Usia balita dengan prosentase terkecil 9,3%.

Pemeluk agama mayoritas adalah Islam dengan 93,7%, disusul pemeluk Kristen sebesar 0,6%, Pemeluk Hindu sebesar 5,6% dan Pemeluk Budha sebesar 0,1%. Sebuah fakta yang menarik bahwa di sebuah desa yang berada di kaki Gunung Muria ini memiliki keberagaman agama dan kepercayaan yang masing-masing memiliki aktivitas beribadah dan memiliki tempat ibadah masing-masing yang tersedia di Plajan (kecuali Wihara di desa tetangga, Desa Tanjung). Keberagaman agama tercermin dalam sikap saling menghormati aktivitas ibadah masing-masing dan menjadi nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Plajan

Monday, July 4, 2011

Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal

Monday, July 4, 2011 - by Blogger · - 0 Comments

Kecamatan Kaliwungu Selatan


Kaliwungu Selatan
Kecamatan Kaliwungu Selatan merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Kendal  yang mempunyai tujuh desa yaitu Desa Kedungsuren, Desa Jerukgiling, Desa Darupono, Desa Protomulyo, Desa Magelung, Desa Plantaran, dan Desa Sukomulyo yang luas wilayahnya yaitu 65,19 km2. Secara administrasi,  batas dari Kecamatan Kaliwungu Selatan adalah berikut :
- Sebelah Utara         : Kecamatan Kaliwungu
- Sebelah Selatan : Kecamatan Singorojo
- Sebelah Barat     : Kecamatan Brangsong
- Sebelah Timur    : Kota Semarang

Ketinggian rata-rata Kecamatan Kaliwungu Selatan dari permukaan air laut adalah 12 meter. Klimatologi di Kecamatan Kaliwungu Selatan sebagian besar curah hujannya banyak terjadi pada bulan januari dan februari. Pada tahun 2009 curah hujannya sejumlah 59 mm dengan rata - rata tiap Bulan 5 mm.

Ditinjau dari jenis tanahnya, yang terdapat di wilayah perencanaan adalah 
  • Alluvial, jenis tanah ini bersifat hidromorf dan berwarna kelabu, coklat dan hitam. Produktifitas tanah ini dari rendah sampai tinggi dan digunakan untuk pertambakan, pertanian padi dan palawija, serta permukiman.
  • Latosol, tanah ini berwarna netral sampai asam berwarna coklat, coklat kemerahan sampai merah. Produktifitasnya sedang sampai tinggi dan digunakan untuk lahan pertanian padi, tembakau dan perkebunan.
  • Mediteran Coklat Kemerahan, tanah ini merupakan jenis tanah peralihan antara alluvial dan latosol, bersifat agak netral dengan warna merah sampai coklat. Produktifitasnya sedang sampai  tinggi dan biasa digunakan untuk sawah, tegal, kebun buah – buahan, padang rumput dan permukiman.

Dari ketujuh desa di Kecamatan Kaliwungu Selatan, sebagian besar wilayahnya merupakan rawan akan bencana. Rawan bencana ini dapat berupa tanah longsor dan banjir yang disebabkan adanya kondisi topografi dan adanya pengaruh iklim. 

Di Kecamatan tersebut terdapat kawasan rawan banjir yang berada di Desa Protomulyo, Desa Plantaran, dan di Desa Magelung. Banjir di desa Protomulyo tepatnya berada di sungai berbatasan dengan Krajan Kaliwungu, sedangkan di Desa Plantaran tepatnya di pertigaan jalan Gladagsari ke Boja (Pasar Gladag) sampai ke pertengahan jalan menuju sawah yang diakibatkan pendangkalan sungai Aji Bawah serta pada Desa Magelung tepatnya berada sedikit di Karangsari.

Wednesday, February 23, 2011

Kabupaten Tanah Laut

Wednesday, February 23, 2011 - by Blogger · - 0 Comments

Kabupaten Tanah Laut
Kabupaten Tanah Laut merupakan kabupaten yang terletak paling selatan dari Propinsi Kalimantan Selatan dengan ibukota Pelaihari. Secara geografis, Kabupaten ini terletak di antara 114º 30' 22" - 115º 10' 30" BT dan 30º 30' 3" - 4º 10' 30" LS, dengan luas wilayah 3.631,35 Km² atau sekitar 9,71 persen dari total luas wilayah Propinsi Kalimantan Selatan, posisi Tanah Laut sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Banjarmasin (ibukota propinsi) dan Laut Jawa, serta memiliki pantai dan pelabuhan sebagai jalur distribusi barang dari dan ke luar daerah. Adapun batas-batas wilayah Kabupaten adalah sebagai berikut :
Sebelah Utara         : Kota Banjarbaru
Sebelah Selatan         : Laut Jawa
Sebelah Timur         : Kabupaten Tanah Bumbu
Sebelah Barat         : Laut Jawa

Kecamatan-kecamatan yang masuk dalam lingkup wilayah administrasi Kabupaten Tanah Laut antara lain: Kecamatan panyipatan, Kecamatan jorong, Kecamatan Batuampar, Kecamatan Kintap, Kecamatan Pelaihari, Kecamatan Takisung, Kecamatan Bati-Bati, Kecamatan Tambang Ulang, Kecamatan Kurau, Kecamatan Bumi Makmur dan Kecamatan Banjuin.

Jenis tanah Kabupaten Tanah Laut
Wilayah Kabupaten yang berbatasan langsung dengan laut Jawa ini didominasi jenis tanah Alluvial, Podsolik dan Laotosol. Sedangkan jenis tanah Gleisol hanya sebagian kecil saja, dan tersebar di 6 (enam) kecamatan, yaitu Kecamatan Kurau, Bati-Bati, Takisung, Tambang Ulang, Pelaihari dan Panyipatan. Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut:
  1. Jenis tanal latosol memiliki solum tanah tebal sampai sangat tebal, kandungan bahan organic 3 – 9 %, pH tanah antara 4,5 – 6,5 yaitu dari masam sampai agak masam, struktur tanahnya lemah dan konsistennya gembur. Secara keseluruhan tanah ini mempunyai sifat fisika dan sifat kimia yang baik, sehingga produktivitas lahannya sedang sampai tinggi, menempati areal seluas 108.780 Ha (29,17 % dari luas daratan seluruhnya).
  2. Jenis tanah Alluvial disebut juga sebagai tubuh tanah endapan, kandungan bahan organiknya rendah, reaksi tanahnya masam sampai netral, struktur tanahnya pejal atau tanpa struktur dan konsistensinya keras waktu kering, teguh waktu lembab, kandungan unsure haranya relative kaya dan banyak tergantung pada bahan induknya. Secara keseluruhan tanah alluvial mempunyai sifat fisika kurang baik sampai sedang, sifat kimia sedang sampai baik, sehingga produktivitas tanahnya sedang sampai tinggi, menempati areal seluas 120.290 Ha (32,26 % dari luas lautan).
  3. Jenis tanah podsolik memiliki solum tanah yang paling tebal yaitu 90 – 180 cm, tekstur tanahnya lempung berliat hingga liat, konsistensinya gembur di bagian atas dan teguh di lapisan bawah, kandungan bahan organiknya kurang dari 5 %, kandungan unsure hara tanaman rendah, reaksi tanah (pH) sangat masam sampai sangan masam yaitu 4 – 5,5. Secara keseluruhan tanah ini memiliki sifat kimia kurang baik, sifat fisika tidak mantap karena sifat agregratnya kurang baik, sehingga mudah terkena erosi. Produktivitasnya adalah rendah sampai sedang, menempati areal satuan 123.010 Ha (32,98 % dari luas total daratan)

Kemiringan Lahan Kabupaten Tanah Laut
Kemiringan/kelerengan suatu lahan berkaitan dengan kepekaan tanah terhadap erosi tanah, Semakin tinggi/terjal lerengnya maka tanah semakin peka terhadap erosi. Bila dilihat dari kemiringan tanahnya, wilayah Kabupaten ini dapat dibedakan dalam 6 (enam) kelompok, yaitu sebagai berikut :
  • 0 – 3 %, sebagian besar tersebar di wilayah Timur membentang dari bagian Barat hingga Timur, mulai dari Selatan (pantai) ke Utara (pedalaman) dengan luas 250.460 Ha (67,16 % dari luas total daratan)
  • 3 – 8 %, sebagian besar tersebar di wilayah bagian Tengah, membentang dari bagian Barat hingga Timur, dengan luas 44.830 Ha (12,02 % dari luas total daratan).
  • 8 – 15 %, sebagian besar tersebar di wilayah bagian Tengah, membentang dari bagian Barat hingga Timur, dengan luas 31.600 Ha (8,47 % dari luas total daratan)
  • 15 – 25 %, sebagian besar tersebar di wilayah bagian Tengah, membentang dari bagian Barat hingga Timur, dengan luas 21.805 Ha (5,85 % dari luas total daratan)
  • 25 – 40 %, sebagian besar tersebar di wilayah bagian Tengah dan Utara, membentang dari bagian Barat hingga Timur, dengan luas 10.690 Ha (2,87 % dari luas total daratan)
  • > 40 %, sebagian besar tersebar di wilayah bagian Tengah dan Utara, membentang dari bagian Barat hingga Timur, dengan luas 13.545 Ha (3,63 % dari luas total daratan)

Kondisi Geologi Kabupaten tanah Laut
Berdasarkan tinjauan terhadap peta geologi Propinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut berumur antara mesozoik, tersier dan kuarter.
Secara fisiografis Kabupaten yang berada di pinggir laut jawa ini terletak di bagian ujung Barat Daya Pegunungan Meratus dan di bagian Selatan Cekungan Barito dan Anak Cekungan Asam-Asam. Pegunungan Meratus terutama ditempati oleh batuan pra tersier, sedangkan Cekungan Barito da Anak Cekungan Asam-Asam ditempati oleh batuan sediment tersier.
Morfologi wilayah dapat dibagi menjadi 4 (empat) satuan morfologi yaitu Satuan Morfologi Dataran, dataran bergelombang, perbukitan dan pegunungan.

Satuan Morfologi Dataran menempati bagian ujung Selatan dan ujung Barat. Ketinggian berkisar antara 0 – 10 m dpl. Satuan ini berupa endapan alluvium rawa dan pantai yang tersusun dari batuan sediment kwarter. Satuan Morfologi Dataran Bergelombang menempati bagian Barat dan Selatan, yaitu sekitar jalur jalan raya Bati-bati – Pelaihari – Asam-asam; Pelaihari – Batakan dan Pelaihari – Takisung.
Ketinggian berkisar antara 10 – 50 m dpl. Satuan ini tersusun oleh batuan sediment kwarter dan tersier. Satuan Morfologi Perbukitan menempati bagian tengah merupakan kaki dari Pegunungan Meratus. Ketinggian berkisar antara 50 – 250 m dpl. Satuan ini tersusun oleh batuan metamorf dn sediment serta sebagian kecil batuan beku.
Satuan Morfologi Pegunungan menempati bagian Utara, dicirikan oleh lereng yang terjal dengan ketinggian puncak lebih dari 250 m dpl. Beberapa puncaknya seperti Gunung Kematian (951 m dpl), Gunung Batu Belerang (921 m dpl), Gunung Batu Karo (621 m dpl).

Wednesday, February 2, 2011

Pasar Apung Demaan

Wednesday, February 2, 2011 - by Blogger · - 0 Comments

Pasar Apung Demaan
Pasar Apung Demaan merupakan salah satu pasar yang ada di Kelurahan Demaan Kecamatan Jepara yang cukup terkenal. Berbeda dengan pasar apung yang berada di daerah Kalimantan, dimana para pedagang menjajakan dagangannya di atas perahu, Pasar Apung yang berada di dekat Pantai Kartini tersebut berupa bangunan pasar yang dibangun melintang di atas Sungai Kanal.

Pasar yang dibangun pada tahun 2009 ini dibangun dengan menggunakan dana bantuan dari Kementerian Koperasi sebesar Rp 1 miliar. Tujuan dari pembangunan pasar apung ini sebenarnya adalah untuk menampung pedagang-pedagang yang berjualan di pinggir jalan di sekitar TPI Demaan yang sering membuat macet pada saat pagi hari.

Pasar Apung JeparaBerbeda degan pasar-pasar yang lain, bangunan pasar ini tergolong megah  dengan arsitektur bangunan mirip restoran dan dapat digunakan untuk melepas penat sambil melihat aktivitas nelayan maupun kapal-kapal nelayan yang bersandar  dan menikmati matahari tenggelam di ufuk barat Laut Jawa. Pada tahap perencanaan, Pasar Apung Demaan Jepara bisa dioperasikan dari pagi hingga malam hari dan bisa dijadikan sebagai tempat wisata alternatif. Dan untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jepara membangun pedestrian tepi sungai di sisi utara pasar apung yang bisa melengkapi penggunaan kawasan tersebut untuk aktivitas masyarakat.

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks