Monday, November 8, 2021
Pemandian Air Panas Tegalgunung terletak di Desa Tegalsari Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo. Untuk mencapai desa Tegalsari ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum berupa mikrobus jurusan dieng atau angkot jurusan garung yang disambung menggunakan ojek motor.
Pemandian Air panas Tegalsari atau yang biasa dikenal dengan Pemandian Air Panas Tegalgunung dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa/ BUMDES Tirta Anugrah. Tiket Pemandian Air Panas Tegalgunung relatif murah, yaitu Rp 2000 per orangnya.
Friday, July 2, 2021
Telaga Warna dan Telaga Pengilon merupakan obyek wisata yang berada di Kawasan wisata Dieng, tepatnya di Kabupaten Banjarnegara. Bagi pengunjung yang ingin berwisata ke obyek wisata ini, diharuskan membayar Tiket Masuk Telaga Warna dan Telaga Pengilon sebesar Rp 5.000 serta membayar Kontibusi Asuransi Telaga Warna dan Telaga Pengilon sebesar Rp. 1000 dari Asuransi jiwa syariah Amanah Githa.
Wednesday, April 29, 2020
Pesona dari negeri di atas awan, begitulah banyak orang menggambarkan kawasan Dieng Plateu sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Jawa Tengah. Banyak obyek wisata tersebar di kawasan yang berada di 2 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Tinggal kita memilih, mau obyek wisata alam berupa air dan pegunungan atau obyek wisata budaya berupa candi-candi dan petilasan bersejarah yang tersebar di banyak lokasi. Jika ingin berkunjung ke destinasi wisata air, kita bisa datang ke Beberapa telaga yang populer di antaranya, wisata Telaga Menjer, wisata Telaga Warna, wisata Telaga Pengilon maupun tempat lainnya. Telaga Pengilon dan Telaga Warna merupakan telaga yang banyak dikunjungi karena memiliki pemandangan yang jukup bagus. Meskipun berdampingan, terdapat perbedaan yang cukup mencolok diantara dua telaga ini. Air yang terdapat di Telaga pengilon cukup jernih sehingga bisa digunakan untuk bercermin. Adapun air yang terdapat di Telaga Warna berwarna hijau yang memantulkan warna cukup indah dan eksotis ketika terkena sinar matahari. Telaga yang terbentuk dari kaldera kawah purba ribuan tahun lalu ini dikelilingi bukit-bukit
membentuk bentang alam yang indah dan unik. Kedua telaga tersebut berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan lautSalah satu daya tarik yang dimiliki telaga tersebut adalah adanya taman alami yang kaya dengan beraneka jenis tumbuhan. Di tempat tersebut juga disediakan beberapa gazebo maupun tempat duduk yang bisa digunakan oleh para wisatawan. Dari Telaga ini, selain bisa melihat pemandangan berupa bukit-bukit dengan hutan yang tinggi menjulang, kita juga bisa melihat pemandangan berupa lahan-lahan pertanian penduduk dengan emandangan yang tak kalah eloknya. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi telaga warna adalah saat pagi atau siang hari, karena pada sore hari, kabut tebal akan menutupi daerah sekitar telaga warna, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan alamnya
Jika ingin masuk ke lokasi obyek wisata ini, kita diharuskan membeli tiket sebesar Rp 10.000 untuk 2 obyek wisata yaitu Telaga Pengilon dan Telaga Warna. Telaga Pengilon dan telaga Warna berlokasi di Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Untuk mencapai lokasi telaga ini, kita dapat melewati dua jalur yaitu jalur desa Jojogan yang cukup menanjak atau melewati jalur Dieng /pintu masuk telaga warna. Di sekitar telaga kembar ini tedapat beberapa situs bersejarah berupa gua dan situs lainnya seperti Gua Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jati, Gua Sumur Eyang Kumalasari, Gua Jaran Resi Kendaliseto, Batu Tulis Eyang Purbo Waseso dan tempat-tempat lain yang sering dijadikan sebagai tempat meditasi
Wednesday, April 15, 2020
Dunia anak-anak bagaikan dunia mini yang berisi tentang pengetahuan yang perlu di eksplore untuk memberi pengalaman pada mereka. Keingintahuan mereka, kadangkala tidak bisa hanya diwakili dengan cerita, gambar atau bahkan video. Akan tetapi mereka butuh melihat langsung meskipun itu hanya gambaran kecil atau sekedar contoh saja.Demi menjawab hal itu, Cimory on The Valley resto yang menyediakan wadah edukasi bagi pengunjungnya membuka wahana baru yang bernama Mini Mania. Adalah sebuah wahana wisata yang berisi aneka miniatur tempat-tempat terkenal di berbagai penjuru dunia. Wahana ini sebenarnya untuk melengkapi wahana-wahana lain yang sudah ada di Cimory seperti Cimory Farm, Rumah Hobbit, Kebun Binatang Mini.
Berbeda dengan tempat wisata lain yang juga menyediakan replika atau miniatur tempat terkenal dari berbagai penjuru dunia. Di wahana Mini Mania yang baru di buka pada tanggal 1 Mei 2019, replika-repika tersebut di letakkan dalam satu lokasi dengan jarak antar replika agak berjauhan. Dengan kondisi tersebut selain bisa menampung banyak orang, juga lebih memanjakan pengunjung yang ingin berfoto ria di sana. Kalau di tempat lain kadangkala kita ingin berfoto dengan latar belakang Menara Eifel, ternyata ada obyek dari negara lain yang ikut tertangkap kamera.Di wahana ini, kita juga akan di temani oleh guide-guide yang bisa dimintai tolong untuk memberi penjelasan tentang tempat-tempat terkenal di dunia yang ada di sana. Selain itu mereka juga bisa berfungsi sebagai fotografer yang mengambil foto dari kamera kita. Dan yang lebih unik, guide-guide tersebut merupakan “manusia mini” sehingga bisa sesuai dengan tema wahana.
Berbagai replika tempat-tempat terkenal di dunia yang ada di sini antara lain: Replika Monas, Menara Eifel, Patung Liberty, Menara Kembar Petronas, Menara Miring Pitza, Stonehenge, Hollywood Sign, Candi Borobudur, Sidney Opera House, Big Ben, Kastil Neuschwanstein, Masjidil Aqso, Spinx, Piramid dan lain sebagainya. Tiket masuk wahana ini cukup terjangkau. Hanya dengan merogoh kocek Rp 20.000, kita bisa masuk dan menikmati semua sudut Mini Mania. Dan yang lebih menarik lagi, tiket tersebut juga dapat ditukarkan dengan Welcome Drink Monimory Yoghurt di Toko Chocomory. Jika berkunjung ke sana, silahkan datang antara jam 08.00-17.00 sesuai jam buka wahana tersebut. Dan jangan lupa bawa topi jika berkunjungnya siang hari, karena lokasinya yang lapang dengan sedikit tanaman membuat udaranya cukup panas.
Wednesday, April 1, 2020
Karena di stasiun yang menghubungkan jalur Ambarawa-Kedungjati ini mengoperasikan 2 jenis kereta api dengan lebar sepur yang berbeda yaitu 1.435 mm dan 1.067 mm, maka bangunan ini juga memiliki 2 tipe pintu yang berbeda pula. Pada awalnya, NISM yang bertanggung jawab terkait operasional kereta api di Hindia Belanda membangun Dipo Lokomotif Ambarawa yang dengan lima pintu hanggar. Sebanyak 2 pintu hanggar digunakan untuk menyimpan lokomotif uap dan dan kereta kayu dengan lebar sepur 1.435 mm dan tiga pintu hanggar digunakan untuk menyimpan lokomotif uap dan dan kereta kayu dengan lebar sepur 1.067 mm.
Bangunan Depo Lokomotif Ambarawa yang berfungsi untuk menyimpan sarana kereta api dan tempat memperbaiki (bengkel) jika mengalami kerusakan kecil dibuat dengan konstruksi besi baja sehingga masih tampak kuat hingga saat ini. Di bangunan tersebut, juga terdapat ruangan yang digunakan untuk Kepala Dipo Traksi (KDT), ruangan administrasi, ruangan bubut mesin dan ruangan gudang untuk menyimpan peralatan dipo. Selain ruangan-ruangan tersebut, di sana juga terdapat ruangan untuk menyimpan bahan bakar, baik itu bahan bakar minyak untuk lokomotif diesel juga kayu bakar yang biasanya berupa kayu jati.
Tuesday, March 10, 2020
Museum Kereta Api Ambarawa yang dulunya merupakan Stasiun Ambarawa terletak di Jalan Stasiun No. 1, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Museum ini berdiri di atas lahan sebesar 127.500 m2 yang dibatasi oleh pagar. Museum ini berada di kawasan perkotaan dan berbatasan dengan pemukiman, pertokoan dan Jalan Stasiun di sisi Utara, sisi Timur dibatasi oleh Jalan Raya Banyubiru, Pasar Lanang dan pemukiman. Sisi Selatan dan Barat dari Museum Kereta Api Ambarawa di batasi oleh pemukiman.
Sampai saat ini, Museum Kereta Api Ambarawa merupakan Museum Kereta Api terbesar di Indonesia dengan koleksi mencapai 21 lokomotif uap. Salah satu lokomotif yang dimiliki oleh Museum Kereta Api Ambarawa merupakan lokomotif langka, pasalnya lokomotif uap bergigi tersebut merupakan salah satu dari tiga lokomotif uap bergigi yang tersisa di dunia. Negara Swiss dan India merupakan negara lain yang memiliki lokomotif uap bergigi lainnya. Selain lokomotif museum ini juga menyajikan beberapa benda bersejarah lainnya seperti telepon antik, genta PJL, mesin pembuat tiket kuno, miniatur lokomotif dan lain sebagainya.Seluruh koleksi lokomotif yang ada di Museum Kereta Api Ambarawa disajikan secara outdoor sehingga pengunjung dapat menaiki lokomotif-lokomotif yang ada. Selain itu museum ini juga telah menambah salah satu fungsi bangunan baru yang menunjang kegiatan belajar di museum ini yaitu selasar sejarah yang berisi runtutan cerita perkembangan kereta api di Indonesia. Pengunjung juga dapat melihat proses peremajaan lokomotif uap di ruang perawatan kereta. Fasilitas rekreasi lain yang disajikan untuk penggunjung yaitu lori wisata yang dapat membawa pengunjung mengunjungi Stasiun Bedono dan Stasiun Tuntang yang merupakan dua stasiun yang juga dibangun pada masa King William I.
Tuesday, February 25, 2020
Stasiun Ambarawa yang semula bernama Stasiun Willem I diresmikan pada tanggal 21 Mei 1873 oleh penguasa Belanda pada saat itu. Nama Willem I diambil untuk memperingati jasa raja pertama Kerajaan Belanda yaitu Willem Frederik Prins van Oranje-Nasau (1772-1843). Pada awal dibangunnya, Stasiun Ambarawa dibuat dari kayu dan berdinding bambu. Pada tahun 1907 Stasiun tersebut dibangun ulang menjadi bangunan yang dilestarikan hingga saat ini.Stasiun Ambarawa dibangun oleh Netherlands Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) untuk menghubungkan jalur Kedungjati-Beringin-Tuntang-Ambarawa. NISM membangun stasiun ini selain digunakan untuk kepentingan militer juga difungsikan sebagai sarana transportasi barang komoditas dari sekitar Ambarawa dan daerah pedalaman di sebelah timur hingga kawasan Kedungjati yang saat ini berada di wilayah Kabupaten Grobogan untuk diangkut ke Pelabuhan Semarang.
Pada tahun 1976, jalur kereta api Ambarawa-Kedungjati ditutup oleh Pemerintah Republik Indonesia karena dianggap tidak ekonomis lagi. Akan tetapi untuk melestarikan keberadaan stasiun tersebut, akhirnya pemerintah menetapkan Stasiun Ambarawa menjadi Museum Kereta Api Ambarawa dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan saat itu, Roesmin Noerjadin. Agar bangunan tersebut bisa dijaga dan dilestarikan dengan maksimal, akhirnya ditetapkan menjadi Kawasan Cagar Budaya melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.57/PW.007/MKP/2010 tahun 2020.Thursday, February 13, 2020
Kabupaten Banyumas atau yang pusat pemerintahannya berada di Kota Purwokerto merupakan salah satu kabupaten yang terkenal memiliki banyak obyek wisata yang asyik untuk dikunjungi. Keberadaanya yang berada di lereng Gunung Slamet menjadikan kawasan ini banyak memiliki obyek wisata bertemakan alam seperti Baturaden, Curug Geedhe, Air Terjun Curug Ceheng, Curug Cipendok, Telaga Pucung dan lain sebagainya. Selain itu ada juga obyek wisata lain seperti Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman, Museum Bank Rakyat Indonesia, Bendungan Gerak Serayu, Miniatur Dunia Purwokerto serta obyek wisata yang lagi ngehits yaitu Caping Park yang dibuka untuk umum mulai bulan Juni 2018.Caping Park merupakan obyek wisata buatan yang berada di Jl. Raya Baturraden Barat, Desa Kebumen, Banyumas, Jawa Tengah. Lokasi taman wisata tersebut sebenarnya berada dekat dengan obyek wisata Baturaden yang dapat ditempuh selama 30 menit dari Kota Purwokerto. Dengan syarat pakai kendaraan bermotor dan kondisi jalan tidak macet tentunya.
Layaknya destinasi wisata kekinian yang lain taman wisata yang sebenarnya memiliki konsep agrowisata terpadu ini masih mengandalkan spot-spot instagramable yang bisa digunakan untuk berfoto-foto baik sendiri maupun bersama-sama. Di sana kita bisa berfoto dan memamerkan ke media sosial di beberapa spot yang menarik seperti spot sayap, kupu-kupu, ornamen-ornamen dari bambu,
balon udara, Jembatan kaca atau The Edge dan lain sebagainya. Perlu diketahui, lokasi wisata ini berada di lereng gunung Slamet, sehingga memiliki pemandangan alam yang cukup indah. Apalagi jika sore hari, kita bisa menikmati sunset berlatar belakang landscape Kota Purwokerto yang sensasinya berbeda dengan tempat lain. Untuk agrowisatanya, di sana kita bisa ngadem di green house dengan banyak budidaya tanaman didalamnya, terapi ikan, atau ingin merasakan sensasi memberi makan ternak seperti kelinci, kambing dan sapi langsung di kandangnya. Ditempat asyik tersebut, kita juga bisa mempraktekkan beberapa permainan tradisional seperti egrang di lapangan kecil yang memang disesiakan untuk area out bound.
![]() |
| Caping Park Purwokerto |
![]() |
| Jembatan Kaca Caping Park |
![]() |
| Terapi Ikan Caping Park |
Sunday, January 26, 2020
Daya tarik Bandungan sebagai salah satu Kota Wisata di Semarang memang tidak pernah memudar. Sejak dulu, kawasan yang berada di lereng Gunung Ungaran ini menjadi tempat tetirah atau berwisata bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya mengingat hawanya yang sejuk. Obyek wisata yang cukup terkenal di sana antara lain Candi Gedong Songo, Taman Bandungan, Umbul Sidomukti, Pancingan Jimbaran, Taman Cellosia dan kini ada Sunrise Hill Gedong Songo. Dan sebenarnya masih banyak obyek wisata lain di Bandungan yang layak dan asyik untuk dikunjungi. Sunrise Hill sendiri merupakan salah satu obyek wisata yang terletak di Dusun Darum RT.01, Tlogosari, Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 50614 sekitar 200 meter sebelum Candi Gedong Songo. Begitu masuk di area wisata ini,
pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam berupa enam gunung yang sangat indah. Enam gunung yang bisa kita lihat pemandangannya dari tempat ini antara lain: Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Temoloyo, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Ungaran. Tempat wisata ini dibuka setiap hari pada pukul 08.00 ---18.00 WIB dengan tiket yang cukup murah dan terjangkau. Untuk memanjakan para wisatawan, di tempat ini disediakan berbagai fasilitas dan wahana, antara lain: Taman, kolam renang dan wahana permainan anak atau playground, wahana seperti sky merry, keddy boad, komidi putar, Spot foto yang Instagramable berupa terbalik, replika presiden, replika bangunan luar negeri, kincir angin, rumah papua, replika gorila, dan masih banyak lagi. Selain itu juga disediakan studio foto bagi yang ingin berfoto dengan tema-tema tertentu bersama anggota keluarga seperti berfoto menggunakan pakaian adat khas Jawa, menggunakan kimono layaknya di Jepang lengkap dengan latar bunga sakura juga spot foto ala Tiongkok dan Korea.
Untuk fasilitas penunjang berupa mushola, tempat parkir, toilet dan ada juga resto yang menyediakan makanan khas jawa tempat duduk beserta kursi dan juga ada tempat lesehan yang membuat para pengungjung nyaman.
Rumah Horror Sunrise HillKalau di Bukit Sekipan ada Rumah Hallowen, maka di tempat ini juga terdapat wahana wisata perhantuan yang bernama Rumah Horror. Di tempat ini, kita bisa menyaksikan berbagai jenis patung hantu lokal maupun mancanegara sebagai tema hiburan dan foto. Rumah ini dikemas menarik dengan hadirnya patung yang dihias seperti hantu, sehingga menarik minat para pengunjung untuk mengabadikan momen serunya bersama para hantu.
Jika ingin menikmati wahana yang sedang kekinian tersebut, pengunjung akan diajak melewati pintu gerbang bertuliskan Kampung Horror Sunrise Hill dengan dua ekor naga, dua sosok hantu berjubah, berikut sosok wanita cantik serupa Nyi Blorong maupun Nyi Roro Kidul. Setelah itu, kita akan diperlihatkan hantu-hantu yang lain seperti genderuwo, pocong, wewe gombel, malaikat maut, penyihir, tuyul, dan ada pula sosok kuntilanak yang tengah berkendara motor Kawasaki Ninja.
Glamping atau Glamor Camping Sunrise Hill
Bagi wisatawan yang berasal dari luar kota dan ingin menginap di kawasan Bandungan, tidak perlu repot-repot untuk mencari penginapan. Di sunrise Hill, saat ini juga disediakan homestay yang bernama Glamping (Glamor Camping) @sunrisehill_gedong_songo. Hanya dengan membayar Rp 500.000 kita bisa menginap di homestay dengan kapasitas 6 orang perkamarnya. Dan fasilitasnyapun ternyata cukup fantastis, antara lain: Bed, Air Panas, TV, Meja, Jar Air dan Free Masuk lokasi wisata utk 2 orang . Thursday, October 10, 2019
Jika kita menempuh perjalanan dari Jogja/ Solo ke Kota Semarang, setelah sampai pertigaan Bawen kita akan disuguhi berbagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu obyek wisata tersebut adalah Cimory on The Valley yang terletak di Jl Soekarno Hatta Km 30 Begojuh Jatijajar Bergas Kabupaten Semarang. Pada awalnya Cimory Semarang mengusung konsep perpaduan antara restauran, pabrik susu dan mini agrowisata. Seiring denngan berjalannya waktu, muncul wahana-wahana baru seperti Cimory Farm, Rumah Hobbit, Kebun Binatang Mini, Mini Mania dan lain sebagainya. Agar pengunjung bisa masuk ke sana, Cimory on The Valley menyediakan tiket dengan harga yang cukup murah, yaitu Rp 10.000 per orang. Akan tetapi untuk menikmati wahana-wahana yang ada, pengunjung harus membayar lagi sesuai dengan jenis wahana yang ada. Dan untuk menghemat budget, di sediakan juga tiket terusan bagi pengunjung yang ingin menikmati semua wahana yang ada dengan harga yang lebih murah. Tiket masuk tersebut, selanjutnya masih bisa ditukarkan dengan produk-produk yang dihasilkan oleh Cimory, seperti yoghurt, susu, ice cream dan lain sebagainya.
Sesuai dengan namanya, Cimory on The Valley terletak di sebuah lembah yang memiliki pemandangan bagus dan udara cukup segar meskipun berada di pinggir jalan Jogja/ Solo menuju ke arah Semarang. Dengan adanya tempat parkir yang sangat luas, menjadikan tempat ini banyak dikunjungi baik ketika hari biasa maupun hari libur. Fasilitas yang ada di sana juga cukup lengkap, antara lain: Mushola, rest room, toko oleh-oleh, kamar mandi/ toilet hingga play ground. Salah satu daya tarik bagi keluarga yang berkunjung ke sana adalah restauran dan toko oleh-olehnya. Di Cimory Resto, kita bisa menikmati berbagai jenis makanan seperti aneka steak, aneka masakan ikan, aneka varian masakan ayam dan daging, friench fries dan aneka kudapan lainnya. Bagi pengunjung yang ingin memberikan buah tangan untuk keluarga maupun kolega di rumah, silahkan datang ke toko oleh-olehnya. Berbagai makanan olahan dari aktivitas peternakan, pertania dan
perkebunan yang di kelola oleh Cimory sendiri tersaji. Dari aneka olahan susu seperti yogurt, susu, ice cream, dodol, permen hingga produk hasil pertanian lain seperti aneka coklat, kue, manisan, buah-buahan dan lain sebagainya. Jam buka Cimory Semarang adalah antara jam 08.00-21.00 pada hari senin-kamis serta jam 08.00-22.00 pada hari jum’at-minggu. Yang perlu diingat adalah tidak semua wahana buka dari pagi hingga malam, karena itu harus rajin-rajin bertanya ke pihak pengelola.
Monday, September 30, 2019
Bagi masyarakat Kota Semarang, Taman KB bukanlah tempat yang asing karena terletak di pusat kota dan sering dijadikan sebagai tempat berlangsungnya berbagai event. Akan tetapi, mulai bulan Oktober 2018, taman ikonik di Kota Semarang tersebut sudah bermetamorfose menjadi pusat keramaian yang baru.
Adalah Pemerintah Kota Semarang bekerjasama dengan Djarum Fondation yang membangun dan merubah Taman KB menjadi sebuah taman yang lebih menarik dan modern bernama Taman Indonesia Kaya. Ruang terbuka publik yang berada di Jl. Menteri Soepeno ini diharapkan bisa memperkuat citra kawasan Simpang Lima dan Pahlawan yang selama ini menjadi CBD/ Pusat aktivitas masyarakat Kota Semarang.
Berbagai fasilitas yang menarik dibangun di taman yang memiliki luas 5.000 meter persegi tersebut, antara lain: Panggung Budaya yang dibangun dengan 2 sisi yaitu menghadap SMA N 1 dapat digunakan untuk pementasan dengan kapasitas ± 200 orang dan sisi menghadap kantor gubernur dapat menampung ± 800 orang, Taman Pandawa Lima, Pelataran Penikmat Seni, Amphitheater, Area Hijau, Gerbang Mural dan Air Mancur Menari yang dapat bergerak selaras dengan alunan musik klasik dan lagu-lagu perjuangan setiap jam-jam tertentu.
Keunikan Taman Indonesia Kaya dibandingkan dengan taman-taman lain yang sudah ada antara lain desain dan bentuk bangunannya yang futuristik, memiliki aula yang bisa dipakai untuk para seniman melakukan performa, tata lampu yang keren dan adnyaa spot-spot instagramable yang bisa dipakai untuk berselfie ria.Meskipun dirubah menjadi taman modern, namun landmark Taman KB berupa patung ibu menggendong satu anak dan menggandeng satu anak lain tetap dipertahankan. Keberadaan pohon Asam Jawa (Tamarindus indica) juga tetap dilestarikan yang digunakan sebagai peneduh ketika siang hari.
Bagi masyarakat yang berkunjung di Taman Indonesia Kaya, dimanjakan dengan fasilitas yang cukup lengkap, seperti toilet standart modern, jogging track, taman bermain, meja-kursi tempat nongkrong, kran air minum serta beberapa spot untuk berfoto ria. Selain itu, keberadaan sentra kuliner di sebelah utara taman bisa menjadi pemanja lidah karena banyak menyediakan makanan khas kota semarang seperti tahu gimbal, jagung bakar dan makanan ringan lainnya.
Monday, May 27, 2019
Masjid yang didirikan pada tahun 1800an ini memiliki ciri khas arsitektur yang unik, berupa bangunan kuno dengan tiang-tiang kayu tinggi yang dihiasai ukir-ukiran. Bentuk atap masjid ini berbentuk tajug tumpang (tingkat) tiga mirip dengan masjid Agung Demak yang merupakan representasi dari bangunan majapahitan. Bagian tajug paling bawah menaungi ruangan ibadah, tajug kedua lebih kecil, sedangkan tajug tertinggi berbentuk limasan. Masjid Al Manshur ini beberapa kali direnovasi, terakhir pada tahun 2017.
![]() |
| Masjid Al Manshur |
Bagi masyarakat Wonosobo, Masjid Al Manshur juga dijadikan patokan waktu shalat karena terdapat bencet atau jam matahari. Salah satu kegiatan yang sampai saat ini masih diuri-uri oleh Takmir Masjid Al Manshur adalah Pengajian Setonan yang dilaksanakan setiap hari sabtu dengan jamaah yang hadir bisa mencapai ribuan. Di dalam Kegiatan Pengajian Setonan biasanya diisi dengan kajian tafsir, fiqih dan berbagai kajian Islam lainnya.
Thursday, May 9, 2019
Friday, January 11, 2019
![]() |
| Bukit Sekipan |
![]() |
| Kampung Hellowen |
![]() |
| Miniatur Dunia Bukit Sekipan |
![]() |
| Waterboom Bukit Sekipan |
.Fasilitas penunjang wisata yang ada di obyek wisata ini antara lain: Mushola, toilet, tempat parkir, warung makan, hall meeting, penginapan dengan fasilitas cukup lengkap (ruang tamu, dapur, toilet, meja makan, gazebo, taman, TV, Free Wifi), area outbond , camping area, kolam pancing, area gazebo dan lain sebagainya. Obyek wisata tersebut dibuka setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB, sedangkan Taman Lampion atau Bukit Sekipan Night hanya dibuka pada hari sabtu jam 18.00-22.00 WIBBagi wisatawan yang ingin datang ke Bukit Sekipan, waktu yang tepat untuk berkunjung adalah di musim kemarau ketika pagi atau sore hari. Bagi pengunjung yang membawa anak-anak, perlu pengawasan cukup ketat karena banyaknya wahana permainan yang ada dan memang membutuhkan pengawasan orang tua.
Sunday, December 30, 2018
Meskipun Kota Ungaran identik dengan daerah pegunungan, akan tetapi potensi wisata air di sana ternyata cukup menjanjikan. Hal itu terbukti dengan banyaknya destinasi wisata yang atraksi utamanya adalah wahana permainan air. Salah satu lokasi yang memiliki atraksi permaian yang menarik untuk di kunjungi adalah The Fontain Water Park yaitu taman wisata air yang berada di Jalan Bima Sakti Raya No.16A Kelurahan Lerep Kecamatan Ungaran Barat yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Semarang. Jika ingin datang ke lokasi ini, pengunjung tidak perlu khawatir “kecele” karena memang buka setiap hari dari jam 06.00-18.00 WIB. Meskipun lokasi berada didalam kompleks perumahan, tapi jalan menuju ke sana sudah cukup bagus. Dari Kota Semarang (Simpang Lima dan sekitarnya), lokasi ini hanya berjarak sekitar 17 Km dan dapat ditempuh dalam waktu 40 menit - 1 jam. Tiket untuk masuk ke sana cukup terjangkau, pengunjung hanya cukup merogoh isi dompet sebesar Rp 20.000 per orang di hari biasa dan Rp 25.000 per orang dihari libur.
Kolam Renang FontainDi tempat ini, disediakan 4 buah kolam renang dengan kedalaman yang berbeda-beda sesuai dengan umur pengunjung. Oleh karena itu bagi anda yang ingin mengajak anak-anak ke sana tidak perlu khawatir. Kedalamannya sendiri terdiri dari 30 cm untuk balita, lalu 50 cm untuk anak-anak. Di kolam dewasa, kedalaman kolam mencapai 100 cm sampai dengan 150 cm. Bagi yang lelah berenang, pengunjung dapat duduk tepian kolam yang rimbun dengan pepohonan
Water Park
Untuk memanjakan pengunjung anak-anak, pengelola menyediakan taman wisata air/ waterpark yang berada di kolam anak. Wahana ermainan yang ada di sana antara lain: panjat tali kecil, terowongan, perosotan/ waterslide dengan ketinggian yang berfariasi dan permainan Ember Tumpah. Selain itu pengunjung juga dapat bermain bola basket di dalam air karena salah satu kolam renang yang ada di sana dilengkapi dengan berikut ring dan bola plastik.
Playground
Selain waterpark, disana juga terdapat playground yang bisa menjadi rujukan anak-anak untuk bermain dan bersenang-senang. Sebagai daya tarik, disediakan perosotan, ayunan, jembatan goyang hingga wahana Flying Fox.
Taman dan gazeboBagi pengunjung yang ingin nongkrong, rapat, renuni ataupun arisan, di sana juga disediakan taman yang dilengkapi dengan gazebo dan ruang pertemuan berupa joglo. Di tempat ini juga bisa digunakan untuk outbond atau aktivitas lain yang dilakukan secara bersama-sama.
Salah satu fasilitas unggulan yang ada di Fountain waterpark adalah resto yang menyediakan berbagai jenis makanan. Setelah lelah berenang atau bermain, pengunjung dapat mengisi perut di tempat ini dengan menu yang beraneka ragam serta harga yang terjangkau. Menu-menu andalannya adalah iga bakar The Fountain, nasi goreng, ayam goreng, dan lain-lain.
Fasilitas Penunjang lain
Fasilitas lain yang ada di sana antara lain Tempat parkir yang representatif, toilet/ kamar ganti, mushola,
Saturday, February 11, 2017
Museum Lewu Hante merupakan salah satu museum yang menjadi obyek wisata unggulan di Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Museum yang terletak di perbatasan provinsi kalimantan selatan dengan provinsi kalimantan tengah ini berada di wilayah Kelurahan taniran Kecamatan Banua Lima. Di depan museum terdapat sebuah tugu Perbatasan provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dengan patung Burung Manengang atau burung Enggang yang merupakan ciri khas Pulau Kalimantan di puncaknya. Apabila kita ingin ke sana melalui Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, kita harus menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam dengan melewati beberapa kota seperti Kandangan dan Amuntai. Menurut penuturan penduduk sekitar, Lewu Hante memiliki arti rumah besar atau rumah betang dalam bahasa Dayak Manyan. Rumah betang adalah rumah adat khas Kalimantan yang terdapat diberbagai penjuru Kalimantan dan dihuni oleh masyarakat Dayak terutama di daerah hulu sungai yang biasanya menjadi pusat pemukiman suku Dayak. Objek wisata yang memiliki luas keseluruhan 2 hektar ini memiliki 2 replika rumah betang di mana salah satu nya di pakai untuk museum. Meskipunrumah betang ini merupakan replika dan tidak di huni, tetapi hampir nyerupai rumah betang asli yang di huni oleh suku dayak di daerah pedalaman Kalimantan. Di halaman museum ini juga terdapat taman yang luas untuk bersantai yang di lengkapi dengan beberapa replika - replika gambaran yang bermotif dayak, beberapa kafe yang ada di pinggir museum, serta adanya patung “upu dengan wawei” yang berarti laki – laki dan perempuan yang ada di depan panggung

Apabila kita masuk ke dalam museum Lewu Hante yang berada di Kota Tamiyang Layang ini, kita akan menjumpai barang barang bersejarah seperti : bangah (guci kuno), piring malawen, tombak khas dayak, mandau, pistol kuno, samurai, gong dan beberapa alat musik lainnya. Semua barang-barang tersebut merupakan peninggalan sejarah yang sampai dengan saat ini diselamatkan dan disimpan untuk menunjukkan betapa kayanya budaya Suku Dayak pada masa lampau.
Bagaimana ? penasaran untuk berkunjung ke museum yang cukup terkenal ini? Semoga setelah berkunjung ke sana kita makin bangga dengan kekayaan budaya negara kita Indonesia tercinta.
Friday, January 13, 2017
Untuk mengenang perjuangan RA Kartini belumlah afdol kalau kita belum pernah berkunjung ke museum RA Kartini Rembang. Dengan luas keseluruhan 19.306 m2, museum yang dulunya merupakan Rumah Dinas Bupati Rembang ini menjadi saksi bisu perjuangan wanita perkasa yang jasanya semerbak haru sampai ke seluruh penjuru dunia. Pada tahun 1889-1912 suami RA Kartini yaitu K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat diberi jabatan sebagai Bupati Rembang sehingga aktivitas beliau sehari-hari dilaksanakan di rumah tersebut. Salah satu kamar yang dulu ditempati RA Kartini untuk melakukan segala aktivitas, termasuk menuliskan buah pikiran yang menjadi ide dan cita-cita beliau kini di tetapkan sebagai “Museum Kamar Pengabdian RA Kartini”. Saat ini apabila kita masuk ke dalam ruangan tersebut, akan kita jumpai koleksi foto, lukisan, tempat tidur, bathup pribadi, tempat jamu, meja makan, mesin jahit, lesung, cermin rias dan juga meja untuk merawat bayi yang dulu digunakan untuk merawat putra tunggal beliau yaitu RM Soesalit.
Dan di tempat inilah sang Pahlawan wanita kita menghembuskan nafas terakhirnya 4 hari setelah melahirkan putranya. Semoga saja dengan berkunjung ke museum RA Kartini ini kita bisa terus mengingat masa-masa perjuangan beliau demi memperjuangkan derajat kaum wanita terutama yang berada di negara kita Indonesia.
Saturday, December 12, 2015
Jogja Bay di rencanakan akan menjadi wahana keluarga yang terbesar, terlengkap dan tercanggih se Indonesia dengan luas lahan 7,7 hektar dan menyediakan 19 jenis wahana permainan. Salah satu wahana yang menjadi pelengkap adalah Harbour Theater, sebuah teater yang berkapasitas 1.500 orang dan dilengkapi dengan audio berkualitas tinggi. Wahana lainnya adalah labirin yang bernama Jogja Bay Lighthouse, juga terdapat Kruger bar untuk menikmati aneka makanan dan minuman.Wahana lain yang juga dijadikan unggulan adalah wahana How to survive in stunam and earthquake. Wahana ini sekaligus edukasi bagi masyarakat bagaimana penyelematan diri saat terjadi ombak tsunami. Ada delapan ombak besar termasuk ombak tsunami. Nanti disertai penyelamatan diri untuk setiap ombak sehingga warga tahu bagaimana cara menghadapinya
Harga Tiket Jogja Bay
Jogja Bay mematok harga tiket anak-anak kurang dari 2 tahun free. Sedangkan untuka anak-anak yang kurang dari 110cm biaya tiketnya Rp. 60.000. Dewasa Rp. 90.000 dan orang tua diatas 65 tahun Rp. 60.000.
Jam Buka Jogja Bay
Jogja Bay buka setiap hari dari 09.00 hingga 18.00 WIB adapun Harbour Theater buka dari jam 19.00 hingga 22.00 WIB. Sedangkan untuk weekend Waterpark buka lebih cepat yaitu 08.00 WIB
Alamat/Lokasi Jogja Bay
Jl Paingan Kelurahan Maguwoharjo Kecamatan Depok Kabupaten Sleman DIY






















