Wednesday, December 28, 2022
Di Kabupaten Wonosobo, keberadaan titik 0 Km mulai diketahui banyak orang setelah adanya pembangunan Tugu 0 Km Wonosobo melalui kegiatan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Skala Kawasan. Titik 0 Km Wonosobo Sendiri berada di pintu gerbang masuk Kota Wonosobo, Tepatnya di perempatan yang menghubungkan Jl Kyai Muntang, Jl Sabuk Alu, Jl S Parman dan Jl Nasional Temanggung-Wonosobo.
Tugu 0 Km Wonosobo berupa tugu dengan patung lengger, yaitu kesenian khas daerah wonosobo. Berbeda dengan lengger di daerah yang lain, Lengger khas wonosobo berupa tari topeng yang menjadi bagian dari Tari Lengger sebagaimana umumnya. Pemilihan Lengger sebagai penanda Kota Wonosobo tersebut dimaksudkan untuk lebih mengenalkan salah satu budaya asli wonosobo kepada masyarakat luas.
Pembangunan Tugu 0 Km Wonosobo sendiri merupakan bagian dari pembangunan pintu gerbang Kota Wonosobo dari arah Temanggung yang terdiri dari Pembangunan Tugu 0 Km, Pembangunan drainase dan pedestrian atau trotoar di sepanjang Jl Kyai Muntang termasuk penyediaan sarana perlengkapan jalan berupa lampu jalan, halte, gapura, pagar pembatas, kursi, taman, dan pohon peneduh.
Sunday, February 20, 2022
Nasamie Untuk Nusantara
Salah satu kandungan mie instant yang saat ini memiliki 4 variant rasa ini adalah spirulina, yaitu sumber protein dan vitamin yang dihasilkan dari cyanobacteria berfilamen. Spirulina memiliki kandungan protein hingga 70% serta vitamin B12, provitamin A (β-karoten), mineral terutama zat besi dan asam lemak tak jenuh omega 3 dan omega 6.
Untuk bagian rasa, Nasamie menggunakan bumbu dan rempah pilihan yang tidak mengandung pengawet, pewarna buatan, penguat rasa dan antioksidan buatan. Jadi bisa dikatakan bahwa mie ini merupakan mie kesehatan yang bagus untuk dikonsumsi oleh semua orang.
Saat ini, Nasamie baru memiliki 4 varian rasa dan kemungkinan besar akan terus bertambah lagi yaitu:
Nasamie Goreng
Nasamie Kari Ayam
Nasamie Soto
Nasamie Ayam Bawang
Wednesday, January 19, 2022
Talk Less Do More yang ingin dikampanyekan kali ini adalah Berhenti Mengukur Masalah, Mulailah Membangun langkah. Kalau hanya berkutat dengan masalah terutama masa lalu kita tidak akan bisa maju. Untuk itu mulailah mencari penyelesaian dari permasalahan tersebut, sehingga kita bisa melangkah menuju masa depan dengan baik. Masalah yang pernah terjadi bisa dijadikan sebagai batu loncatan menuju kesuksesan kita di masa depan.

