Recent Articles

Friday, June 10, 2016

Kedalaman Substansi RP2KPKP

Friday, June 10, 2016 - by Blogger · - 0 Comments

KEDALAMAN SUBSTANSI RP2KPKP


Kedalaman substansi dari RP2KPKP sampai dengan strategi dan program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh skala kota menuju 0% kumuh dalam jangka waktu 5 tahun yang dijabarkan ke dalam rencana keterpaduan program penanganan dan penyusunan desain teknis dalam skala kawasan. Rencana keterpaduan program penanganan permukiman kumuh merupakan penjabaran dari strategi dan program ke dalam skala kawasan yang disusun untuk jangka waktu 5 tahun dan didetailkan pada program tahunan/1 (satu) tahun. Untuk komponen infrastruktur bidang Cipta Karya pada program tahun pertama di kawasan pengembangan tahap 1 dilakukan penyusunan Rencana Detail Desain/Detailed Engineering Design (DED).

Rumusan program dan kegiatan disusun dengan mengacu pada nomenklatur program di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 13.1/PRT/M/2015 tentang Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ; LampiranA.VII Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah jo. Permendagri No. 59 Tahun 2007 jo. Permendagri No. 21 Tahun 2011, berikut penyesuaiannya di kabupaten/kota yang bersangkutan yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) kabupaten/kota; serta Rencana Strategi (Renstra) Kementerian/Lembaga lainnya. Kebutuhan program penanganan RP2KPKP dalam skala kota, skala kawasan, dan program pembangunan pada tahun pertama disusun dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Kebijakan dan strategi yang terkait dengan penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan;
  2. Strategi dan program yang telah ada di berbagai dokumen perencanaan pembangunan dan penataan ruang yang berlaku dan terkait dengan penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan;
  3. Kebutuhan penanganan permukiman kumuh perkotaan, yang didasarkan pada isu strategis kawasan permukiman kumuh dan karakteristik permasalahan permukiman kumuh perkotaan secara eksisting;
  4. Target capaian dalam menuju 0% kawasan permukiman kumuh perkotaan pada tahun 2019 sesuai dengan arahan RPJMN 2015-2019;
  5. Readiness criteria yang dapat menjadi pembatas ataupun pendorong bagi terwujudnya target capaian menuju 0% kawasan permukiman kumuh perkotaan pada tahun 2019 berupa:Sumber pendanaan yang dimiliki oleh Pemerintah dan pemerintah daerah;Kesiapan lahan yang tersedia untuk pembangunan;Kesiapan masyarakat dalam mendukung program penanganan kumuh;Komitmen pemerintah kabupaten/kota;Kebijakaan pemerintah kabupaten/kota dan lain sebagainya
Kedalaman Substansi RP2KPKP

Fokus dari obyek yang diatur di dalam RP2KPKP adalah program dan kegiatan terkait dengan infrastruktur permukiman perkotaan, yang terdiri atas:
a.    Kondisi Fisik Bangunan Hunian;
b.    Aksesibilitas Lingkungan;
c.    Kondisi Drainase Lingkungan;
d.    Kondisi Pelayanan Air Minum/Baku;
e.    Kondisi Pengeolaan Air Limbah;
f.    Kondisi Pengelolaan Persampahan; dan
g.    Kondisi Proteksi Kebakaran;
Selain fokus pada infrastruktur permukiman kumuh perkotaan, program dan kegiatan yang disusun dapat juga mencakup infrastruktur bidang lainnya yang dibutuhkan di dalam pencegahan dan  peningkatan kualitas permukiman kumuh seperti Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dan yang tidak kalah pentingnya dalam proses penilaian terhadap kawasan kumuh ada beberapa pertimbangan lain yaitu kejelasan status lahan, kesesuaian dengan rencana tata ruang, nilai strategis lokasi, kepadatan penduduk, dan kondisi social ekonomi budaya masyarakat. Tentu saja beberapa fokus objek lainnya akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing kabupaten/kota.

Bagian III Kedalaman Substansi RP2KPKP

Wednesday, June 1, 2016

Ruang Lingkup Penyusunan RP2KPKP

Wednesday, June 1, 2016 - by Blogger · - 0 Comments

 RUANG LINGKUP PENYUSUNAN RP2KPKP

 Sebagaimana dituliskan di awal terkait dengan konsep dasar dari penyusunan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP), maka di bagian kedua ini akan dibahas tentang ruang lingkup dari penyusunan RP2KPKP yaitu:
LINGKUP KEGIATAN PENYUSUNAN RP2KPKP
Secara garis besar lingkup kegiaatan penyusunan RP2KPKP terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu :
(1)    Persiapan
         Kegiatan persiapan penyusunan RP2KPKP yang harus dilakukan antara lain:
         a.    Sosialisasi ditingkat nasional
         b.    Persiapan dan pemantapan Rencana Kerja
         c.    Penyusunan Desain Survai dan formt kegiatan
         d.    Penyiapan data profil permukiman kumuh yang terdiri dari: baseline data kumuh atau data
                statistik terkait
         e.    Verifikasi readiness kriteria Rp2KPKP yang meliputi:
                 -    SK dan permukiman kumuh
                 -    SK Pokjanis
                 -    Surat pernyataan minat Kabupaten/ kota
                 -    Peta dasar
       f.    Overview kebijakan daerah dan identifikasi kesesuaian permukiman terhadap rencana tata 
              ruang kota
       g.    Konsolidasi tingkatr Provinsi
       h.    Penyiapan kelembagaan masyarakat di tingkat kota

(2)  Verifikasi lokasi serta perumusan konsep dan strategi;
       Kegiatan ini terdiri dari:
       a.    Koordinasi dan sinkronisasi data kumuh baik data primer maupun data sekunder
       b.    Pelaksanaan survei dan pengolahan data permukiman kumuh
       c.    Verifikasi lokasi dan penyusunan profil permukiman kumuh
       d.    Pemutakhiran profil kumuh yang dilaksanakan memalui Focus Group Discussion (FGD) 1 
              untuk verifikasi lokasi permukiman kumuh
       e.     Penilaian klasifikasi kekumuhan kawasan berdasarkan kriteria, indikator dan parameter 
               kekumuhan
      f.     Perumusan arahan distribusi pola kolaborasi penanganan permukiman kumuh
      g.    mengkoordinasikan peran masyarakat dalam penanganan permukiman kumuh
      h.    Merumuskan kebutuhan penanganan kawasan permukiman kumuh
      i.     Merumuskan konsep dan strategi pencegahan dan peningkatan kualitas kumuh
      j.     Melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) 2 untuk penyepakatan konsep dan strategi

(3)    Perumusan Rencana Penanganan
         Kegiatan-kegiatan yang ada dalam perumusan rencana penanganan antara lain:
         a.    Perumusan skenario pentahapan pencapaian 0% kumuh dan desain kawasan
         b.    Perumusan rencana aksi dan memorandum keterpaduan program untuk skala kota dan
                skala   kawasan
         c.    Penentuan skala prioritas penanganan permukiman kumuh berdasarkan readiness criteria 
                dan pertimbangan lain
        d.  Perumusan konsep tematik & skenario pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan kumuh
              prioritas
         e.    Penyusunan Rencana Investasi & Pembiayaan kawasan kumuh prioritas
         f.    perencanaan
         g.    partisipatif di kawasan prioritas meliputi :
                 - Pelaksanaan Rencana Kerja Masyarakat (RKM)
                 - Penyepakan Komponen DED
         h.    focus group discussion (FGD) 3: Penyepakatan rencana aksi, program dan kegiatan

(4)    Penyusunan Desain Teknis.
         Kegiatan penyusunan desain teknis berupa:
         a.    Penyusunan Desain Teknis, meliputi:
         b.    Penyusunan daftar Rencana & Pengukuran Detail Komponen Infrastruktur
         c.    Penyusunan Detailed Engineering Design / DED (GAMBAR KERJA, RAB, RKS)
         d.    Penyusunan dokumen RP2KPKP
         e.    Legalisasi hasil kegiatan RP2KPKP


LINGKUP WILAYAH PENYUSUNAN RP2KPKP
Kegiatan penyusunan RP2KPKP dilakukan pada lingkup wilayah kabupaten/kota.
1.    Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan
Untuk wilayah yang berstatus kota, maka lingkup wilayah penyusunan RP2KPKP mencakup keseluruhan kawasan permukiman kumuh di wilayah administrasi kota yang ditetapkan melalui SK Walikota dan hasil verifikasinya. Untuk wilayah yang berstatus kabupaten, maka lingkup wilayah penyusunan RP2KPKP mencakup kawasan di dalam wilayah administrasi kabupaten yang didefinisikan sebagai kawasan permukiman kumuh perkotaan oleh SK Bupati dan hasil verifikasinya.

2.    Kawasan Permukiman Kumuh Prioritas
Kawasan permukiman kumuh yang diprioritaskan untuk ditangani berdasarkan kriteria dan indikator yang merujuk kepada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.2/PRT/M/2016 tentang Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, yang terdiri dari tiga lokasi kawasan kumuh. Selanjutnya akan dipilih satu kawasan yang akan ditangani pada pelaksanaan pembangunan tahap 1 berdasarkan kesepakatan hasil diskusi dengan pemangku kepentingan.


Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks