Recent Articles

Monday, June 14, 2010

Jalan Sehat dalam Rangka Sosialisasi PLPBK Desa Banyuputih

Monday, June 14, 2010 - by Blogger · - 0 Comments

Jalan Sehat dalam Rangka Sosialisasi PLPBK Desa Banyuputih

Dalam rangka sosialisasi masal Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) PNPM Mandiri Perkotaan di Desa Banyuputih Kecamatan  Kalinyamatan Kabupaten Jepara dilaksanakan kegiatan jalan sehat. Jakan sehat yang diprakarsai oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Adil Makmur dan Pemerintah Desa Banyuputih dilaksanakan pada hari minggu 13 Juni 2010.

Kegiatan jalan sehat dalam rangka sosialisasi masal PLPBK PNPM Mandiri Perkotaan dengan mengambil start dan finis di lapangan Desa Banyuputih dengan diikuti oleh ratusan peserta baik itu dewasa maupun anak-anak. Melalui event jalan sehat tersebut diharapkan seluruh masyarakat Banyuputih tahu bahwa desanya akan melaksanakan kegiatan Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas, setelah tahu mereka juga harus mau berpartisipasi dalam setiap rangkaian pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Di dalam kegiatan jalan sehat yang juga melibatkan karang taruna dan semua unsur masyarakat tersebut dibagikan juga beraneka ragam hadiah yang diundi untukj diberikan kepada peserta yang beruntung. Hadiah yang berasal dari para sponsor tersebut selain bertujuan untuk menarik minat peserta juga sebagai bentuk kepedulian dari BKM Adil Makmur dan Pemerintah Desa Banyuputih Kenyamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara terhadap seluruh masyarakat khususnya yang mau meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini. 


Sunday, June 13, 2010

Kabupaten Demak

Sunday, June 13, 2010 - by Blogger · - 0 Comments

KABUPATEN DEMAK


Peta Demak
Kabupaten Demak merupakan salah satu kota yang cukup terkenal karena memiliki kaitan sejarah yang kuat denga perkembangan Agama Islam di Indonesia serta posisinya yang cukup strategis karena berada di jalur pantura yang menjadi jalan penghubung utama di Pulau Jawa. Wilayah kabupaten yang terletak di sebelah timur Kota Semarang ini terbagi dalam 14 kecamatan yang terdiri dari 243 desa dan 6 kelurahan, 512 dusun, 6.326 Rukun Tetangga (RT) dan 1.262 Rukun Warga (RW). Adapun Batas-batas administrasinya adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara    : Kabupaten Jepara
Sebelah Barat    : Laut Jawa, Kota Semarang
Sebelah Selatan : Kabupaten Grobogan
Sebelah Timur   : Kabupaten Kudus

Topografi Kabupaten Demak
Secara topografis, wilayah kabupaten ini terdiri atas dataran rendah, pantai serta perbukitan, dengan ketinggian permukaan antara 0-100 meter. Berdasarkan letak ketinggian dari permukaan air laut, wilayah Kabupaten Demak dibatasi atas 3 region meliputi:
  1. Region A : 0-3 meter, meliputi sebagian besar Kecamatan Bonang, Demak, Karang tengah, Mijen, Sayung dan Wedung.
  2. Region B : 3-10 meter, meliputi sebagian besar di tiap-tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Demak; 10-25 meter, meliputi sebagian besar Kecamatan Dempet, Karangawen dan Mranggen; 25-100 meter, meliputi sebagian besar Kec. Karangawen dan Mranggen
  3. Region C : lebih dari 100 meter, meliputi sebagian kecil Kecamatan Karangawen dan Mranggen

Kemiringan Lahannya sebagian besar relatif datar, yaitu berada pada lahan dengan kemiringan 0 – 8 %. Sedangkan pada bagian selatan memiliki kemiringan lahan yang sangat bervariasi terutama di wilayah Desa Banyumeneng dan Sumberejo. Kedua desa ini memiliki lahan dengan kemiringan 0 – 2 %, 2 – 8 %, 8 – 15 %, 15 – 40 %, dan lebih besar dari 40 %.

Jenis Tanah Kabupaten Demak
Ada beberapa jenis tanah yang ada di wilayah kabupaten ini, yaitu:
  • Alluvial hidromorf, terdapat di sepanjang pantai
  • Regosol, terdapat di sebagian besar Kecamatan Karangawen dan Mranggen
  • Gromosol kelabu tua, terdapat di Kecamatan Bonang, Wedung, Kebonagung, Mijen, Karanganyar, Gajah, Demak, Wonosalam, Dempet dan Sayung.
  • Mediteran, terdapat di sebagian besar Kecamatan Karangawen dan Mranggen.

Sebagian besar kondisi tanah yang ada di Kabupaten Demak pada musim kemarau menjadi keras dan retak-retak, sehingga tidak dapat digarap secara intensif untuk pertanian. Pada musim penghujan tanahnya bersifat lekat sekali dan volumenya membesar, serta lembab sehingga agak sulit untuk digarap dan memerlukan sistem drainase yang memadai. Pada beberapa daerah tertentu kondisi air tanah yang asin dapat mempengaruhi usaha-usaha petani. Gejala-gejala yang disebabkan oleh air tanah yang asin terutama nampak pada dekat pantai dan sungai/saluran pembuangan yang pada musim kemarau dimasuki air laut.

Struktur Geologi Kabupaten Demak
Struktur Geologi kabupaten ini terdiri dari struktur Aluvium, miosen fasies sedimen, pliosen fasies sedimen, plistosen fasies gunung api dan pliosen fasies batu gamping.
  1. Struktur Aluvium terdapat hampir semua kecamatan yaitu di Kecamatan mijen, Bonang, Demak, Gajah, Karanganyar, Wonosalam, Karangtengah, Dempaet, Sayug, Guntur, Mranggen dan Karangawen.
  2. Miosen, fasies sedimen terdapat di sebagian kecamatan karangawen yaitu di desa jragug dan sebagian di kecamatan mranggen.
  3. Pliosen, fasies sedimen terdapat di sebagian kecamatan karangawen yaitu di desa jragug dan sebagian di kecamatan mranggen.
  4. Plistosen, fasies gunung api terdapat di sebagian kecamatan karangawen yaitu desa margohayu dan wonosekar dan terdapat di kecamatan mranggen khususnya di Desa Sumberejo.
  5. Pliosen, fasies batu gamping yaitu hanya terdapat di kecamatan mranggen.
  6. Hidrologi/ Hidrogeologi (Keairan)

Sumber-sumber air di wilayah ini berupa sumber air di permukaan tanah dan air tanah. Sumber air di permukaan tanah berasal dari sungai-sungai, laut dan pantai. Sungai-sungai utama yang terdapat di wilayah Demak adalah sebagai berikut:
  1. Sungai Jragung, Kali Jragung berhulu di G. Ungaran dan mengalir menuju timur laut bermuara di Laut Jawa. Anak sungai Jragung yang berada di wilayah Kabupaten Semarang adalah Kali Klampok, K. Sililin, dan K. Trima.
  2. Sungai Tuntang, Hulu sungai ini berasal dari G.Ungaran di sebelah barat dan G.Merbabu di sebelah selatan menuju timur laut. Salah satu anak sungai Tuntang adalah Kali Senjoyo yang merupakan sungai terpanjang di Kabupaten Semarang (+35 km), dengan anak sungainya yaitu K. Tlogo, K. Taman, dan K. Macanan. Anak Sungai Tuntang yang lain adalah K. Kurmo, K. Bade, K. Ngromo/Bancak. Sungai ini dimanfaatkan oleh penduduk sebagai saluran pengairan terutama di daerah hilir di Kabupaten Demak, dan sebagai pembangkit tenaga listrik.
  3. Sungai Serang, Kali Serang merupakan sungai utama yang berhulu di sekitar G. Merbabu dengan beberapa anak sungai yang terletak di wilayah Kabupaten. Semarang, yaitu K. Gading, K. Regunung, K. Ngadirejo, K. Pepe. K. Klatak, dan K. Bandung.

Selain itu di kawasan tersebut juga memiliki potensi cekungan air tanah yang cukup tinggi yakni air tanah dangkal sebesar 166,2 juta m3/th dan air tanah dalam sebesar 4,1 juta m3/th.

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks