Recent Articles
Home » Archives for 2019
Wednesday, October 23, 2019
Jalan Kyai Muntang Wonosobo
Jl Kyai Muntang merupakan salah satu jalan utama di Kota Wonosobo yang menjadi gerbang masuk kota pegunungan tersebut. Jalan sepanjang 1.300 meter ini merupakan jalan kabupaten yang dilewati berbagai moda transportasi baik itu kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Arus lalu lintasnya cukup padat mengingat jalan ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Kota Jogja dan Semarang dengan Kota Purwokerto.
Jalan satu arah dengan perkerasan aspal ini memiliki lebar 6 meter, sebenarnya belum memenuhi persyaratan sebagai jalan kolektor sekunder. Namun karena keterbatasan lahan, maka lebar jalan tersebut tetap dipertahankan s
ampai dengan saat ini. Drainase jalan yang ada masih berupa drainase terbuka dengan lebar 30 cm yang berada diantara badan jalan dengan trotoar.

Aktivitas yang ada di sepanjang Jalan Kyai Muntang didominasi oleh aktivitas perdagangan dan jasa (berupa toko, warung dan ruang usaha lainnya), permukiman, peribadatan, sekolah dan kantor pemerintahan. Simpul-simpul aktivitas utama terletak dibeberapa lokasi yaitu taman 0 km wonosobo yang merupakan titik awal Jl Kyai Muntang, pemberhentian bus yang berada di sebelah makam, perempatan Dieng Creatif, Pertigaan Jl Tosari (HOS Cokroaminoto), perempatan Balai Kelurahan Jaraksari dan perempatan terakhir yang biasa disebut masyarakat stopan atau perempatan klenteng.
Permasalahan yang ada di sepanjang jalan tersebut antara lain kemacetan yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan umum khususnya bus yang berhenti/ ngetem di sebelah makam serta terbatasnya ruang parkir di sepanjang koridor jalan tersebut. Selain itu, apabila hujan cukup deras, di beberapa titik muncul genangan yang terpusat di sekitar jembatan merah yang sebenarnya merupakan salah satu sistem drainase utama di Kota Wonosobo.
Thursday, October 10, 2019
Cimory on The Valley Semarang, Sensasi Resto dan Mini Agrowisata
Jika kita menempuh perjalanan dari Jogja/ Solo ke Kota Semarang, setelah sampai pertigaan Bawen kita akan disuguhi berbagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu obyek wisata tersebut adalah Cimory on The Valley yang terletak di Jl Soekarno Hatta Km 30 Begojuh Jatijajar Bergas Kabupaten Semarang. Pada awalnya Cimory Semarang mengusung konsep perpaduan antara restauran, pabrik susu dan mini agrowisata. Seiring denngan berjalannya waktu, muncul wahana-wahana baru seperti Cimory Farm, Rumah Hobbit, Kebun Binatang Mini, Mini Mania dan lain sebagainya. Agar pengunjung bisa masuk ke sana, Cimory on The Valley menyediakan tiket dengan harga yang cukup murah, yaitu Rp 10.000 per orang. Akan tetapi untuk menikmati wahana-wahana yang ada, pengunjung harus membayar lagi sesuai dengan jenis wahana yang ada. Dan untuk menghemat budget, di sediakan juga tiket terusan bagi pengunjung yang ingin menikmati semua wahana yang ada dengan harga yang lebih murah. Tiket masuk tersebut, selanjutnya masih bisa ditukarkan dengan produk-produk yang dihasilkan oleh Cimory, seperti yoghurt, susu, ice cream dan lain sebagainya.
Sesuai dengan namanya, Cimory on The Valley terletak di sebuah lembah yang memiliki pemandangan bagus dan udara cukup segar meskipun berada di pinggir jalan Jogja/ Solo menuju ke arah Semarang. Dengan adanya tempat parkir yang sangat luas, menjadikan tempat ini banyak dikunjungi baik ketika hari biasa maupun hari libur. Fasilitas yang ada di sana juga cukup lengkap, antara lain: Mushola, rest room, toko oleh-oleh, kamar mandi/ toilet hingga play ground. Salah satu daya tarik bagi keluarga yang berkunjung ke sana adalah restauran dan toko oleh-olehnya. Di Cimory Resto, kita bisa menikmati berbagai jenis makanan seperti aneka steak, aneka masakan ikan, aneka varian masakan ayam dan daging, friench fries dan aneka kudapan lainnya. Bagi pengunjung yang ingin memberikan buah tangan untuk keluarga maupun kolega di rumah, silahkan datang ke toko oleh-olehnya. Berbagai makanan olahan dari aktivitas peternakan, pertania dan
perkebunan yang di kelola oleh Cimory sendiri tersaji. Dari aneka olahan susu seperti yogurt, susu, ice cream, dodol, permen hingga produk hasil pertanian lain seperti aneka coklat, kue, manisan, buah-buahan dan lain sebagainya. Jam buka Cimory Semarang adalah antara jam 08.00-21.00 pada hari senin-kamis serta jam 08.00-22.00 pada hari jum’at-minggu. Yang perlu diingat adalah tidak semua wahana buka dari pagi hingga malam, karena itu harus rajin-rajin bertanya ke pihak pengelola.
Monday, September 30, 2019
Taman Indonesia Kaya
Bagi masyarakat Kota Semarang, Taman KB bukanlah tempat yang asing karena terletak di pusat kota dan sering dijadikan sebagai tempat berlangsungnya berbagai event. Akan tetapi, mulai bulan Oktober 2018, taman ikonik di Kota Semarang tersebut sudah bermetamorfose menjadi pusat keramaian yang baru.
Adalah Pemerintah Kota Semarang bekerjasama dengan Djarum Fondation yang membangun dan merubah Taman KB menjadi sebuah taman yang lebih menarik dan modern bernama Taman Indonesia Kaya. Ruang terbuka publik yang berada di Jl. Menteri Soepeno ini diharapkan bisa memperkuat citra kawasan Simpang Lima dan Pahlawan yang selama ini menjadi CBD/ Pusat aktivitas masyarakat Kota Semarang.
Berbagai fasilitas yang menarik dibangun di taman yang memiliki luas 5.000 meter persegi tersebut, antara lain: Panggung Budaya yang dibangun dengan 2 sisi yaitu menghadap SMA N 1 dapat digunakan untuk pementasan dengan kapasitas ± 200 orang dan sisi menghadap kantor gubernur dapat menampung ± 800 orang, Taman Pandawa Lima, Pelataran Penikmat Seni, Amphitheater, Area Hijau, Gerbang Mural dan Air Mancur Menari yang dapat bergerak selaras dengan alunan musik klasik dan lagu-lagu perjuangan setiap jam-jam tertentu.
Keunikan Taman Indonesia Kaya dibandingkan dengan taman-taman lain yang sudah ada antara lain desain dan bentuk bangunannya yang futuristik, memiliki aula yang bisa dipakai untuk para seniman melakukan performa, tata lampu yang keren dan adnyaa spot-spot instagramable yang bisa dipakai untuk berselfie ria.Meskipun dirubah menjadi taman modern, namun landmark Taman KB berupa patung ibu menggendong satu anak dan menggandeng satu anak lain tetap dipertahankan. Keberadaan pohon Asam Jawa (Tamarindus indica) juga tetap dilestarikan yang digunakan sebagai peneduh ketika siang hari.
Bagi masyarakat yang berkunjung di Taman Indonesia Kaya, dimanjakan dengan fasilitas yang cukup lengkap, seperti toilet standart modern, jogging track, taman bermain, meja-kursi tempat nongkrong, kran air minum serta beberapa spot untuk berfoto ria. Selain itu, keberadaan sentra kuliner di sebelah utara taman bisa menjadi pemanja lidah karena banyak menyediakan makanan khas kota semarang seperti tahu gimbal, jagung bakar dan makanan ringan lainnya.
Tuesday, September 17, 2019
Masjid Abdullah Kertek Wonosobo
Masjid Abdullah terletak di Jl. Wonosobo - Temanggung, tepatnya berada di Dusun Kenteng Desa Bojasari Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah kode pos 56371. Masjid jami’ yang memilikii luas bangunan 528 m2 ini berada di lahan dengan luas 1500 m2, sehingga bisa digunakan untuk fasilitas pendukung masjid seperti tempat parkir, halaman serta tempat kegiatan lainnya.
Masjid Abdullah menjadi salah satu tempat yang menjadi tujuan para musafir untuk mampir melakukan ibadah sholat karena letaknya yang cukup strategis. Masjid ini sudah terdaftar dalam Daftar Profil Masjid se-Indonesia yang dikeluarkan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementrian Agama Republik Indonesia dengan nomor id masjid 01.4.14.07.08.000092
Wednesday, August 7, 2019
Balai Desa Bulumanis Kidul Margoyoso Pati
Balai Desa Bulumanis Kidul merupakan pusat pemerintahan desa yang masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah. Sebagai pusat pemerintahan, Kantor Kepala Desa Bulumanis Kidul ini menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintahan khususnya tingkat desa. Sebagaimana balai desa yang ada di Indonesia, tempat ini juga menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat di 4 pedukuhan, yaitu Dukuh Kidul Kali, Dukuh Lor Kali, Dukuh Nosari Dukuh Ngelom dan Dukuh ketika melakukan kegiatan tingkat desa.
Thursday, July 25, 2019
Uji Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Kotaku Temanggung
Kebutuhan tenaga konstruksi bersertifikat di Indonesia cukup tinggi, sehingga kementrian Pekerjaan Umum, dalam hal ini Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan berbagai percepatan untuk menambah jumlah tenaga konstruksi bersertifikat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yaitu dengan mengadakan kegiatan Pembekalan dan Uji kompetensi untuk Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dengan menggandeng Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di beberapa lokasi.
Salah satu kegiatan tersebut dilakukan di Kabupaten Temanggung yang dilaksanakan pada hari Kamis (25/7) di Desa Gilingsari. Tenaga kerja konstruksi yang mengikuti sertifikasi tersebut merupakan tukang batu yang mengerjakan program infrastruktur berbasis masyarakat Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo. Dengan jumlah peserta 106 orang, kegiatan yang difasilitasi oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dengan mengambil asessor dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Jawa Tengah.
Menurut Setya Panca selaku pendamping Program Kotaku Kabupaten Temanggung, kegiatan yang dilaksanakan untuk mengimplementasikan UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa kontruksi ini dilaksanakan melalui tahapan pembekalan, wawancara dan praktik lapangan. Setelah mengikuti kegiatan ini, tenaga konstruksi yang dianggap berkompeten akan mendapatkan sertifikat yang diakui oleh Pemerintah melalui LPJK.
Pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak para peserta dengan penuh semangat melakukan seluruh rangkaian kegiatan. Dengan semangat mereka melakukan beberapa kegiatan seperti membuat campuran serta pasangan pondasi batu kali sesuai dengan instruksi para asesor. Ingin menambah keterampilan dan mendapatkan sertifikat, demikian jawaban yang diberikan salah satu peserta ketika ditanya motivasinya dalam mengikuti kegiatan tersebut. Semoga tukang-tukang yang memiliki sertifikat bayarannya lebih tinggi daripada tukang yang belum bersertifikat, imbuhnya sambil mengaduk campuran pasir dan semen.
Wednesday, June 12, 2019
Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo
Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo merupakan gedung pertemuan yang berada di jantung kota Kabupaten Wonosobo tepatnya di sebelah Kantor Bupati Wonosobo tepatnya di Jl. Sindoro, Wonosobo Timur, Wonosobo Tim., Kec. Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56311. Gedung yang berkapasitan 800- 1000 orang ini berada di sebelah timur Alun-Alun Wonosobo yang merupakan salah satu pusat aktivitas di kota dingin tersebut.
Berbagai event tingkat daerah hingga internasional pernah dilaksanakan di gedung tersebut, sehingga menjadi salah satu tempat favorit bagi masyarakat untuk mengadakan pertemuan dalam skala besar. Selain untuk kegiatan yang bersifat kedinasan (karena dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo), gedung ini juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan komersial dan non komersial. Fasilitas yang dimiliki gedung ini antara lain tempat parkir yang luas dan bisa digunakan untuk panggung hiburan, mushola yang cukup representatif serta kamar mandi dan kelengkapan lainnya.
Monday, May 27, 2019
Masjid Al Manshur Wonosobo
Masjid Al Manshur Wonosobo merupakan salah satu masjid bersejarah yang menjadi saksi penyebaran Agama Islam di Wonosobo dan sekitarnya. Memiliki letak yang cukup strategis karena dekat dengan pusat pemerintahan dan alun-alun Kabupaten Wonosobo, menjadikan masjid yang terletak di Jl di Jalan Masjid Nomor 13 Kauman Utara Wonosobo Timur ini selalu ramai dikunjungi oleh jamaah. Selain untuk menjalankan ibadah shalat, masyarakat yang berkunjung ke Masjid Al Manshur juga memiliki tujuan untuk berziarah ke makam Kyai Walik, salah satu Ulama besar yang menjadi cikal bakal berdirinya Kabupaten Wonosobo yang berada di belakang masjid.
Masjid yang didirikan pada tahun 1800an ini memiliki ciri khas arsitektur yang unik, berupa bangunan kuno dengan tiang-tiang kayu tinggi yang dihiasai ukir-ukiran. Bentuk atap masjid ini berbentuk tajug tumpang (tingkat) tiga mirip dengan masjid Agung Demak yang merupakan representasi dari bangunan majapahitan. Bagian tajug paling bawah menaungi ruangan ibadah, tajug kedua lebih kecil, sedangkan tajug tertinggi berbentuk limasan. Masjid Al Manshur ini beberapa kali direnovasi, terakhir pada tahun 2017.
![]() |
| Masjid Al Manshur |
Bagi masyarakat Wonosobo, Masjid Al Manshur juga dijadikan patokan waktu shalat karena terdapat bencet atau jam matahari. Salah satu kegiatan yang sampai saat ini masih diuri-uri oleh Takmir Masjid Al Manshur adalah Pengajian Setonan yang dilaksanakan setiap hari sabtu dengan jamaah yang hadir bisa mencapai ribuan. Di dalam Kegiatan Pengajian Setonan biasanya diisi dengan kajian tafsir, fiqih dan berbagai kajian Islam lainnya.
Thursday, May 9, 2019
Friday, April 19, 2019
Tugu Jam Temanggung
Kota Temanggung merupakan ibukota Kabupaten Temanggung, salah satu kabupaten ikonik di Jawa Tengah karena menjadi produsen tembakau terbesar. Kota Temanggung terletak di jalur transportasi utama Pulauu Jawa bagian tengah yang menghubungkan Kota Jogjakarta/ Semarang dengan kota Purwokerto. Salah satu landmark Kota Temanggung adalah Tugu Jam.
Tugu Jam Temanggung terletak di area Taman Pancasila yang berada di pusat Kota Temanggung yang berjarak sekitar 1,6 Km dari alun-alun. Tugu tersebut sekaligus dijadikan sebagai titik nol kilometer Kota Temanggung. Sebagai salah satu ikon kota tembakau, Tugu Jam banyak dikenal oleh masyarakat, khususnya yang sering berkunjung ke pusat kota ini.
Meskipun masyarakat banyak mengenal dan menyebutnya sebagai Tugu Jam, namun sebenarnya tugu ini memiliki nama resmi Tugu Pancasila Temanggung. Tugu ini dibuat dengan bentuk mengerucut di bagian atas menyerupai bagian ujung bambu runcing.
Friday, January 11, 2019
Bukit Sekipan Tawangmangu
![]() |
| Bukit Sekipan |
Bukit Sekipan, yang banyak dikenal masyarakat sebagai Kampung Hellowen merupakan salah satu obyek wisata yang berada di Kalisoro Kecamatan Tawangmangu
Karanganyar yang berada di lereng Gunung Lawu. Obyek wisata ini
berjarak sekitar 45 Km atau 1,5 jam dari Kota Solo. Untuk menuju ke
sana, selain bisa dilakukan dengan kendaraan pribadi, juga bisa
menggunakan kendaraan umum.
Wana Wisata Bukit sekipan yang diresmikan pada bulan Juli 2015 memiliki berbagai wahana, antara lain: Kampung Hallowen atau rumah hantu
yaitu wahana wisata yang berisi beraneka jenis patung hantu yang bisa
digunakan untuk wahana foto, taman lampion, 3D Art, Replika (patung)
Presiden RI mulai dari Bapak Ir. Soekarno hingga Bapak Ir. Joko Widodo,
Miniatur Dunia yang berisi miniatur bangunan-bangunan yang masuk 7
keajaiban dunia serta menjadi landmark kota-kota besar di dunia seperti
Menara Kembar Petronas Malaysia, Kincir Angin Belanda, Kolloseum, Menara
Miring Pisa, Menara Eifel hingga Mumi Mesir.
![]() |
| Kampung Hellowen |
Selain itu terdapat juga Waterboom, Mini Zoo, Studio Film 8 Dimensi,
Sepeda Air, Gembok Cinta, Goa Hantu, 90 Spot Selfie, miniatur Kapal
Titanic yang benar-benar didesain sangat mirip dengan aslinya, Mini
Coster, Kursi terbang, trampolin, jembatan goyang, Bom Bom Car, Super
Rally, Monorail, Kora-Kora, Kiddy Boat, Komidi Putar, Kereta Mini,
Carossel, Kereta Mini, Kincir-Kincir, taman mini, taman Lampion, area
berkuda dan outbond Islami dengan miniatur Ka’bah, area lempar jumroh
dan Sa’i.
![]() |
| Miniatur Dunia Bukit Sekipan |
![]() |
| Waterboom Bukit Sekipan |
.Fasilitas penunjang wisata yang ada di obyek wisata ini antara lain: Mushola, toilet, tempat parkir, warung makan, hall meeting, penginapan dengan fasilitas cukup lengkap (ruang tamu, dapur, toilet, meja makan, gazebo, taman, TV, Free Wifi), area outbond , camping area, kolam pancing, area gazebo dan lain sebagainya. Obyek wisata tersebut dibuka setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB, sedangkan Taman Lampion atau Bukit Sekipan Night hanya dibuka pada hari sabtu jam 18.00-22.00 WIBBagi wisatawan yang ingin datang ke Bukit Sekipan, waktu yang tepat untuk berkunjung adalah di musim kemarau ketika pagi atau sore hari. Bagi pengunjung yang membawa anak-anak, perlu pengawasan cukup ketat karena banyaknya wahana permainan yang ada dan memang membutuhkan pengawasan orang tua.
Subscribe to:
Posts (Atom)














