Recent Articles
Home » Archives for February 2016
Thursday, February 4, 2016
Kabupaten Kudus
Kabupaten Kudus adalah salah satu Kabupaten di jawa Tengah yang terletak di sebelah timur laut Kota Semarang dengan jarak tempuh + 51 km. Kabupaten Kudus dibatasi oleh beberapa daerah tingakat II lain, yaitu :
• Di sebelah utara : Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati
• Di sebelah selatan : Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati
• Di sebelah timur : Kabupaten Pati
• Di sebelah barat : Kabupaten Demak , Kabupaten Jepara
• Di sebelah utara : Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati
• Di sebelah selatan : Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati
• Di sebelah timur : Kabupaten Pati
• Di sebelah barat : Kabupaten Demak , Kabupaten Jepara
Kabupaten Kudus secara keseluruhan memiliki luas wilayah sebesar 21.516 Ha atau sekitar 1,31% luas propinsi Jawa Tengah dan menjadi kabupaten terkecil di provinsi tersebut. Kabupaten yang terletak di jalur transportasi utama Pantai Utara Pulau Jawa ini terbagi dalam 9 kecamatan yang terdiri dari 124 Desa serta 7 kelurahan. Adapun kecamatan-kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Kota Kudus, Kecamatan Jati, Kecamatan Undaan, Kecamatan Mejobo, Kecamatan Jekulo, Kecamatan Bae, Kecamatan Gebog, dan Kecamatan Dawe.
Letak Geografis Kabupaten Kudus
Kabupaten Kudus terletak di antara 100 o 36’ dan 110 o 50’ Bujur Timur dan antara 6o51’ dan 7o16’ Lintang Selatan. Jarak terjauh dari Barat ke Timur adalah 16 km dan dari Utara ke Selatan adalah 23 km. Jarak ke ibukota Provinsi Jateng (Semarang) lebih kurang 51 km, sedangkan jarak ke Ibukota Negara (Jakarta) lebih kurang 536 km.
Topografi Kabupaten Kudus
Dilihat dari topografinya, Kabupaten Kudus memiliki ketinggian yang beragam dengan titik terendah 5 meter diatas permukaan laut berada di Kecamatan Undaan dan ketinggian tertinggi 1.600 meter di atas permukaan air laut berada di Kecamaan Dawe.
Kondisi kelerengan kabupaten yang terkenal sebagai sentra rokok terbesar di Indonesia ini juga bermacam-macam antara lain:
Letak Geografis Kabupaten Kudus
Kabupaten Kudus terletak di antara 100 o 36’ dan 110 o 50’ Bujur Timur dan antara 6o51’ dan 7o16’ Lintang Selatan. Jarak terjauh dari Barat ke Timur adalah 16 km dan dari Utara ke Selatan adalah 23 km. Jarak ke ibukota Provinsi Jateng (Semarang) lebih kurang 51 km, sedangkan jarak ke Ibukota Negara (Jakarta) lebih kurang 536 km.
Topografi Kabupaten Kudus
Dilihat dari topografinya, Kabupaten Kudus memiliki ketinggian yang beragam dengan titik terendah 5 meter diatas permukaan laut berada di Kecamatan Undaan dan ketinggian tertinggi 1.600 meter di atas permukaan air laut berada di Kecamaan Dawe.
Kondisi kelerengan kabupaten yang terkenal sebagai sentra rokok terbesar di Indonesia ini juga bermacam-macam antara lain:
- Kelerengan 0-8% menempati di daerah antara lain di Kecamatan Undaan (Desa Undaan Kidul, Desa Undaan Lor, Desa Undaan Tengah), Kecamatan Kaliwungu (Desa Blimbing Kidul, Desa Sidorekso, Desa Kaliwungu), Kecamatan Gebog, Kecamatan Dawe (Desa Margorejo, Desa Samirejo, Desa Karangrejo, Desa Cendono, Kecamatan Jekulo (Desa Jekulo.
- Kelerengan 8-15 % berada di sebagian Kecamatan Jekulo, Kecamatan Dawe sebelah selatan, Kecamatan Gebog (Desa Gribig) dan Kecamatan Mejobo (Desa Jepang).
- Kelerengan 15-20% berada di kawasan Kecamatan Dawe (Desa Kajar) dan Gunung Patiayam di bagian timur. Kelerengan 25-45% e=menempati di Daerah Gunung
- Patiayam bagian utara, Kecamatan Gebog (Desa Padurenan).
- Kelerengan > 45% menepati Kecamatan Dawe (Desa Ternadi), Kecamatan Gebog (Desa Rahtawu, Desa Menawan) di daerah Puncak Muria bagian selatan.
Jenis Tanah Kabupaten Kudus
Kabupaten Kudus memiliki jenis tanah yang beraneka ragam. Di bagian utara yang merupakan kawasan pegunungan didominasi oleh jenis tanah latosol dan grumosol yang rawan longsor. Sedangkan di bagian tengah dan selatan didominasi oleh tanah alluvial yang memiliki tingkat kesubiran cukup tinggi sehingga bermanfaat bagi pertanian.
Curah Hujan Kabupaten kudus
Iklim di Kabupaten Kudus termasuk dalam kategori iklim tropis dengan temperatur antara 20,20C sampai dengan 30,20C. Bulan Basah jatuh antara bulan Oktober-Mei dan bulan kering antara Juni-September sedangkan bulan paling kering jatuh sekitar bulan Agustus. Curah hujam yang jatuh di daerah Kudus berkisar antara 2.000-3.000 mm/tahun dengan curah hujan tertinggi di daerah puncak Gunung Muria yaitu antara 3.500-5.000 mm/tahun.
Kondisi Sosial Kemasyarakatan Kabupaten Kudus
Masyarakat Kudus masih berpegang teguh pada tradisi yang telah lama ada dalama kehidupan mereka. Bahasa jawa, Upacara tradisional, kegiatan-kegiatan keagamaan masih kental dan menjadi bagian dari kehidupan sehari -hari. Kekentalan kegiatan keagamaan disebabkan adanya kebudayaan Islam di sekitar daerah Kudus Kulon ( Masjid Menara Kudus) yang merupakan daerah pertama kali masuknya agama Islam yang dibawa oleh Sunan Kudus
Kondisi Perekonomian Kabupaten Kudus
Kabupaten Kudus merupakan kota industri dan perdagangan, dengan karakteristik antara lain masyarakatnya cenderung komsumtif sehingga elastisitas permintaan terhadap perubahan harga rendah. Hal ini mengakibatkan fluktuasi harga tidak begitu menjadi penghalang minat masyarakat dalam mengkomsumsi barang. Selama barang tersedia, dan memenuhi kebutuhan serta selera, maka masyarakat akan membeli. Meskipun sebagai kota perdagangan, Kabupaten Kudus bukan sebagai simpul distribusi sehingga dibutuhkan penambahan biaya dalam proses distribusi, yang tentunya berakibat kepada tingkat kenaikan harga.
Subscribe to:
Posts (Atom)
