Recent Articles

Monday, January 12, 2015

Rafting / Arung Jeram

Monday, January 12, 2015 - by Blogger · - 0 Comments


Rafting
Petualangan merupakan salah satu kegiatan yang banyak digemari oleh masyarakat akhir-akhir ini. Bermula dari gencarnya acara bertema petualangan di televisi membuat banyak masyarakat ingin melakukannya sebagai pembuktian kemampuan atau hanya sekedar hiburan semata, setelah lelah melakukan rutinitas pekerjaan sehari-hari. Salah satu kegiatan petualangan yang booming akhir-akhir ini adalah kegiatan arung jeram atau rafting.

Jika anda orang desa dan dekat dengan sungai besar, kegiatan rafting tidak jauh berbeda dengan kegiatan yang dilakukan anda waktu kecil yaitu praon atau getekan.  Hanya saja kalau anak-anak jaman dulu menggunakan batang pohon pisang (gedebog), rakit bambu, kayu dan lain sebagainya, sekarang lebih modern lagi karena menggunakan perahu karet.  Adapun secara ilmiah, istilah rafting atau arung jeram diartikan sebagai kegiatan mengarungi sungai menggunakan perahu dengan mengandalkan kemampuan mendayung.

Arung JeramKegiatan rafting yang dikelola secara profesional, memiliki beberapa standar keselamatan yang mengacu pada Internasional Rafting Federation (IRF) seperti jenis perahu yang digunakan, pengaman pribadi seperti pakaian, helm dan lain sebagainya juga adanya instruktur yang harus mengawasi. Di Indonesia sendiri, kegiatan arung jeram atau rafting menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan masyarakat. Adanya potensi berupa sungai-sungai yang memiliki jeram dengan karakteristik tertentu membuat banyak bermunculan tempat-tempat wisata arung jeram. Untuk melakukan arung jeram, peserta dituntut memiliki keberanian dan kemampuan fisik yang memadai. Oleh karena itu di beberapa tempat manula dan anak-anak kecil dibatasi untuk ikut dalam kegiatan ini.

Monday, January 5, 2015

Kecamatan Banyuputih

Monday, January 5, 2015 - by Blogger · - 0 Comments

Kecamatan Banyuputih
Kabupaten Batang

 

Kecamatan banyuputih
Jika kita menyusuri jalan Pantura Pulau Jawa, diantara Kota Batang dan Kendal terdapat sebuah kota kecil yang cukup ramai yaitu Banyuputih. Kecamatan Banyuputih merupakan salah satu kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Batang yang memiliki fungsi sebagai PPK (Pusat Pelayanan Kawasan) yaitu salah satu pusat pelayanan pemerintahan tingkat kecamatan dan beberapa desa, perekonomian, perdagangan dan jasa, transportasi, industri dan permukiman skala kecamatan/beberapa desa. 

Kecamatan Banyuputih terdiri dari 11 desa dengan 47 RW, 175 RT dan memiliki luas wilayah sebesar 4.432,50 Ha dengan penggunaannya terdiri atas sawah sebesar 622,365 Ha dan tanah kering sebesar 3820,131 Ha. Penggunaan lahan sawah dibedakan berdasarkan jenis pengairan diantaranya sawah irigasi teknik, irigasi sederhana dan sawah tadah hujan. Sedangkan penggunaan lahan untuk tanah kering diantaranya tegal/ kebun, pekarangan/bangunan, hutan rakyat, dan lainnya. 

Desa-desa yang terdapat di Kecamatan ini antara lain: Dlimas, Luwung, Banyuputih, Kalibalik, Kalangsong, Bulu, Banaran, Timbang, Penundan, Sembung dan Kedawung. Kecamatan ini memiliki batas administrasi sebagai berikut:

Sebelah Utara        : Laut Jawa
Sebelah Timur        : Kecamatan Tersono dan Gringsing
Sebelah Selatan    : Kecamatan Limpung
Sebelah Barat        : Kecamatan Subah

Kecamatan yang menjadi salah satu tempat peristirahatan sopir kendaraan besar di Pantura ini memiliki kelerengan lahan yang bermacam-macam, diantaranya:
  • Kelas lereng I (kemiringan 0-2%) penyebaran di Desa Kedawung, Dlimas, Luwung, Kalasong, Kalibalik, Sembung, Banaran, Bulu, Timbang, dan Desa Penundan.
  • Kelas lereng II (kemiringan 2-15%) terdapat di sebagian kecil Desa Kedawung, Banyuputih, Kalibalik, Sembung, Penundan dan Desa Timbang.
  •  Kelas lereng III (kemiringan 15-40%) hanya terdapat di sebagin kecil Desa Kedawung dan Sembung.

Jenis tanah di Kecamatan Banyuputih adalah asosiasi latosol merah, komplek podsolik merah kekuningan, dan latosol coklat tua kemerahan, persebarannya sebagai berikut
  1. Asosiasi latosol merah tersebar di Desa Banyuputih, Kalibalik, Sembung, Banaran, Kedawung, Penundan, Timbang dan Kalangsong dan Bulu; serta sebagian kecil dari Desa Dlimas dan Luwung. Jenis tanah ini kurang peka terhadap erosi.
  2. Komplek podsolik merah kekuningan tersebar di sebagian Desa Kedawung, Kalibalik, Sembung, Penundan serta Timbang. Pada jenis tanah ini peka terhadap erosi.
  3. Latosol coklat tua kemerahan tersebar di sebagian Desa Dlimas, Luwung dan Desa Kalangsong. 

Berdasarkan data yang dirilis oleh BPS Kabupaten Batang, jumlah penduduk Kecamatan Banyuputih pada tahun 2008 mencapai 32.625 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 73 jiwa/km2.  Mengalami peningkatan baik jumlah maupun kepadatan penduduk dari tahun ke tahun, kemudian pada tahun 2012 jumlah penduduk bertambah sebanyak 759 jiwa sehingga mencapai 33.384 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 75 jiwa/km2. Berdasarkan mata pencaharian penduduk pada tahun 2011, mata pencaharian yang mendominasi di Kecamatan Banyuputih adalah penduduk yang bekerja di bidang industri 24%, pertanian pangan dan perdagangan masing-masing mencapai 23%, bidang jasa mencapai 15%, angkutan 6%, dan sisanya 9% berupa perkebunan, perikanan, peternakan serta lainnya

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks