Friday, April 3, 2015

Kabupaten Tabalong

Kabupaten Tabalong


Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tabalong dengan ibukotanya Tanjung merupakan kabupaten yang terletak paling utara dari propinsi Kalimantan Selatan dengan posisi geografis berada pada 1150 9’ – 1150 47’ Bujur Timur dan 10 18’ – 20 25’ Lintang Selatan sedangkanGrid Provinsi Kalimantan Selatan dari proyeksi UTM terletah pada Grid CE-25 sampai BD-39 dengan koordinast x=295.000M dan y=9.735.000M pada zona 5°LS. Kabupaten ini memiliki batas-batas administrasi sebagai berikut :

  • Sebelah utara dan timur dengan propinsi Kalimantan Timur,
  • Sebelah selatan dengan kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Balangan, serta
  • Sebelah barat dengan propinsi Kalimantan Tengah.

Kabupaten yang terkenal dengan hasil tambang berupa batubara ini terdiri dari 12 kecamatan yang terbagi atas tiga wilayah pengembangan pembangunan (WPP), bagian utara meliputi kecamatan Haruai, Kecamatan Bintang Ara, Kecamatan Upau, Kecamatan Muara Uya dan Kecamatan Jaro. Bagian tengah meliputi kecamatan Tanta, Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Murung Pudak serta bagian selatan meliputi kecamatan Banua Lawas, Kecamatan Pugaan, Kecamatan Kelua dan Kecamatan Muara Harus.

Jarak terjauh menuju ibukota pemerintahan kabupaten dari kecamatan adalah kecamatan Jaro 60 km. Dan yang terdekat adalah kecamatan Tanjung yaitu 2 km. Jumlah  desa/kelurahan di kabupaten Tabalong ini sebanyak 122 desa dan 9 kelurahan, dimana kecamatan Tanjung dan Banua Lawas mempunyai desa terbanyak yaitu 15 desa dan yang paling sedikit adalah kecamatan Upau dengan 6 desa. Seluruh desa/kelurahan ini sudah sampai pada tingkat swasembada.
Letak kabupaten Tabalong sangat strategis, berada pada jalur segitiga emas atau segitiga pertumbuhan diantara lintas Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.Posisinya memberikan letak yang menjanjikan sebagai muara mengalirnya pengembangan aspek ekonomi dan sosial budaya ketiga Provinsi tersebut.

Kondisi Hidrologi dan Klimatologi Kabupaten Tabalong
Wilayah kabupaten ini banyak dialiri oleh sungai antara lain sungai Tabalong, sungai Anyar, sungai Jaing, sungai Kinarum, sungai Ayo, sungai Mangkupum, sungai Tamunti, sungai Walangkir, sungai Gendawang, sungai Awang, sungai Masingai, sungai Lumbang, sungai Juran, sungai Hunangin, sungai Umbu, sungai Karawili dan lain-lain.

Rencana pengembangan sistem jaringan sumber daya air yang tertuang dalam RTRW Kabupaten Tabalong antara lain wilayah sungai (WS) dan cekungan air tanah (CAT). Wilayah Sungai (WS) yang ada yaitu BWS Barito yang merupakan WS lintas provinsi yaitu BWS Barito – Kapuas dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito sub DAS Tabalong yang merupakan kewenangan nasional terdiri atas sub-sub DAS Tabalong Kiwa, sub-sub DAS Tabalong Kanan, sub-sub DAS Kumap; dan sub-sub DAS Hayup.

Temperatur udara di suatu tempat antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Sedangkan curah hujan di suatu tempat antara lain dipengaruhi oleh keadaan iklim, keadaan topografi dan perputaran/pertemuan arus udara. Oleh karena itu curah hujan beragam menurut bulan dan letak stasiun pengamat. Kabupaten Tabalong merupakan wilayah yang beriklim tropis sehingga kelembaban udara maksimum di Kabupaten Tabalong pada tahun 2013 berkisar antara 96-99 persen dan kelembaban udara minimum antara 65-84 persen, sementara kelembaban udara rata-rata setiap bulan adalah 88-92 persen.

Kondisi Geomorfologi Kabupaten Tabalong

Berdasarkan peta Geomorfologi, bentuk morfologi wilayah Kabupaten Tabalong dapat dibagi menjadi empat bentuk yaitu daratan alluvial, dataran, bukit dan pegunungan. Jika dilihat dari persentasenya ternyata wilayah ini didominasi oleh dataran sebesar 41,34 persen dan pegunungan sebesar 29,79 persen


Tags: ,

0 Responses to “Kabupaten Tabalong”

Post a Comment

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks