Sunday, December 14, 2014

Kecamatan Gunem

Kecamatan Gunem



Kecamatan Gunem merupakan salah satu kecamatan yang masuk dalam lingkup wilayah administrasi Kabupaten Rembang yang terletak di ujung selatan dan berada di lereng pegunungan Kapur Utara dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
•    Sebelah utara     : kecamatan Pamotan
•    Sebelah timur     : kecamatan Sale
•    Sebelah selatan     : kabupaten Blora
•    Sebelah barat      : kecamatan Sulang dan kecamatan Bulu.

Peta Kecamatan Gunem
Luas wilayah kecamatan ini adalah 80,2 km². diantaranya merupakan hutan yang dikelola oleh Perhutani. Secara adminstratif, Kecamatan Gunem mencakup 16 (enam belas) Desa, yaitu : Kajar, Timbrangan, Tegaldowo, Pasucen, Suntri, Dowan, Trembes, Gunem, Kulutan, Sidomulyo, Telgawah, Sendangmulyo, Panchan, Demaan, Banyuurip, dan Sambongpayak. Desa yang memiliki luas wilayah terbesar di Kecamatan Gunem yaitu Desa Tegaldowo dengan luas wilayah sebesar 1679,09 ha , sedangkan luas desa yang paling kecil di Kecamatan Gunem yaitu Desa Sambongpayak dengan total luas sebesar 90,29 ha

Apabila dilihat dari sisi topografinya, Kecamatan ini merupakan dataran sedang dan pegunungan dengan ketinggian +50m dpl dan memiliki kemiringan lereng yaitu 2 – 15 %.  Sungai yang mengalir di sekitar Kecamatan ini  adalah Sungai Babagan yang termasuk dalam PPST. Sebagaimana Kabupaten Rembang pada umumnya, kecamatan ini beriklim tropis dengan temperatur udara rata – rata 280 C dengan temperatur tertinggi sebesar 330 C dan terendah 220C. Jumlah hari hujan mencapai 153 hari pertahun dengan curah hujan rata – rata 1500 mm pertahun.
 
Ada beberapa sumber mata air, sungai dan waduk yang difungsikan sebagai sumber penyediaan air bersih, antara lain :
  1. Mata Air Dowan yang terletak di Desa Dowan dengan debit 12 liter / detik, penggunaannya untuk irigasi dan saat ini kering.
  2. Mata Air Nglondro  di Desa Suntri dengan debit 11 liter / detik, penggunaannya untuk irigasi dan saat ini kering.
  3. Mata Air Kajar yang berada di Desa Kajar,  memiliki debit 6 liter /detik, penggunaannya untuk air minum dan irigasi. Saat ini masih berfungsi.
  4. Mata Air Suruhan. Mata air ini terletak di Desa Trembes yang memiliki debit 8 liter / detik, penggunaannya untuk irigasi dan saat ini kering.
  5. Mata Air Taban, yang berada di Desa Sidomulyo dengan  debit 6 liter / detik, penggunaannya untuk air minum dan irigasi. Saat ini kering.
  6. Mata Air Pasucen yang terletak di Desa Pasucen yang memiliki debit 7 liter / detik, penggunaannya untuk air minum dan irigasi dan saat ini kering.
  7. Mata Air Soco, berada  di Desa Sendang Mulyo  dengan debit 7 liter / detik, penggunaannya untuk air minum dan  irigasi. Saat ini kering.
  8. Kali Grubugan, merupakan anak sungai dari Sungai Babagan. Debit andalan 80% pada bulan Agustus 25 lt/detik (terkecil) dan bulan Februari 774 liter/detik.
  9. Embung Trembes/Precet, yang memiliki volume 60000 m3 , berfungsi sebagai irigasi.
  10. Embung Suruhan
  11. Embung Pasucen, dengan volume 30000 m3, berfungsi sebagai irigasi. Embung Pasucen memiliki volume 15000m3, berfungsi sebagai irigasi.
  12. Embung Panohan, yang memiliki daerah tangkapan 16 km2, luas genangan 40 Ha, total tampungan 3 juta m3, berfungsi sebagai irigasi dan air baku. Embung Panohan direncanakan untuk air baku dengan debit 30 liter/detik.
Kandungan mineral yang ada di Kecamatan Gunem yaitu bahan galian golongan C yang ada berupa: pasir, kapur , phospat , ball clay , batu bara serta gibsum. Karena banyaknya kandungan bahan tambang, maka kecamatan ini banyak dilirik investor yang tujuannya untuk mengeksploitasi sumber daya alam tersebut

Tags:

0 Responses to “Kecamatan Gunem”

Post a Comment

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks