Recent Articles

Sunday, September 27, 2015

Kota Banjarmasin

Sunday, September 27, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Kota Banjarmasin Kota Seribu Sungai



Peta Administrasi Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin adalah salah satu kota sekaligus ibukota dari provinsi Kalimantan Selatan. Kota tersebut merupakan pusat kegiatan nasional  (PKN), yang merupakan kawasan perkotaan yang berpotensi sebagai pintu gerbang menuju kawasan internasional, berpotensi sebagai pusat kegiatan industri dan jasa, dan lain sebagainya. Juga merupakan kota penting di wilayah Kalimantan Selatan yang memiliki posisi sangat strategis secara geografis. 

Kota yang dijuluki kota seribu sungai ini merupakan sebuah kota delta atau kota kepulauan sebab terdiri dari sedikitnya 25 buah pulau kecil (delta) yang merupakan bagian-bagian kota yang dipisahkan oleh sungai-sungai diantaranya pulau Tatas, pulau Kelayan, pulau Rantauan Keliling, pulau Insan dan lain-lain.

Secara geografis, kota ini terletak di 3º15´- 3º22´ Lintang Selatan dan 114º98´- 114º38´ Bujur Timur. Memiliki ketinggian rata-rata 0,16 m dibawah Mdpl dengan Kemiringan 0,13 %, topografi relatif datar dan sebagian daratan berpaya-paya (rawa).

Wilayah Kota ini memiliki luas sebesar  98,46 km2 atau 0,26% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan terdiri dari 5 kecamatan dengan 52 kelurahan. Kecamatan-kecamatan yang ada dalam wilayah administrasi kota ini antara lain: Kecamatan Banjarmasin utara, Kecamatan Banjarmasin tengah, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kecamatan Banjarmasin Timur dan kecamatan Banjarmasin Selatan. Secara umum letak Administrasi kota seribu sungai ini berbatasan dengan beberapa wilayah yaitu :

Sebelah Utara     : Kab. Barito Kuala
Sebelah Timur    : Kab. Banjar
Sebelah Selatan: Kab. Banjar
Sebelah Barat    : Kab. Barito Kuala dan Sungai Barito

Kota yang memiliki perkembangan cukup pesat ini memiliki iklim tropis dengan suhu udara rata-rata berkisar antara 25 º -38 º C. Curah hujan rata-rata 236 mm, hari hujan 157 hari/tahun (pengaruh angin muson barat).Kota ini terletak dekat muara Sungai Barito dan dibelah dua  oleh Sungai Martapura, sehingga seolah olah terpisah menjadi 2 bagian. Kemiringan tanah antara 0.13 % dengan susunan geologi terutama bagian bawahnya didominasi oleh lempung dengan sisipan pasir halus dan endapan aluvium yang terdiri dari lempung hitam keabuan dan lunak.Struktur geologi yang terdapat di kota ini berupa lapisan gambut tebal, memiliki jenis tanah alluvial yang didominasi oleh struktur lempung. Struktur geologi sungai berupa batuan dasar berbentuk cekungan dari batuan metaforf, bagian permukaan ditutupi oleh kerakal, kerikil, pasir dan lempung. Kota Banjarmasin mengalami instrusi air laut pada saat musim kemarau sehingga sumber air tanah (rawa) bersifat asam dan tidak baik untuk keperluan hidup sehari-hari masyarakat seperti minum, makan, mencuci dan sebagainya.

Abrasi sering terdapat didaerah sungai,hal ini terjadi karena karena sifat tanah yang lunak dan mengakibatkan garis badan sungai semakin masuk ke daratan. Upaya pemerintah kota Banjarmasin dalam menanggulangi dampak abrasi adalah dengan membangun siring disebagian wialayah aliran sungai Martapura. Proses pendangkalan sungai karena sedimentasi bisa juga ditemui di berbagai titik wilayah seperti di daerah Jalur Muara (pertemuan antara Sungai Martapura dan Sungai Barito, Pusat kota (sentra ekonomi) karena buangan sampah dan hulu Sungai Martapura (Riam Kanan) serta akibat penebangan hutan. 

Pola pengelompokan bangunan di kota Banjarmasin adalah mengelompok khususnya pada bangunan di tepian sungai dengan muka rumah mengarah ke sungai dan Linear (berderet) tipe tunggal pada bangunan di jalan /gang desa dengan muka rumah mengarah ke jalan. Jenis bangunan berkonstruksi panggung untuk mengantisipasi air pasang (± 80 cm) berbahan semi Permanen atau kayu. Tipe tunggal tidak bertingkat dan bertingkat untuk bangunan yang dibangun baik di darat maupun di tepian sungai.

Tuesday, September 1, 2015

Hotel Grand Saraswati Semarang

Tuesday, September 1, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 1 Comment

Grand Saraswati Semarang
 Grand Saraswati Hotel,  merupakan salah satu hotel yang terletak cukup strategis karena berada di pusat Kota Semarang, tepatnya Jl Singosari No Raya No 81 A Semarang sekitar 5 menit apabila dicapai dari Simpang Lima. Di depan hotel, terdapat salah satu wahana hiburan warga Kota Semarang yang cukup terkenal yaitu Wonderia
Grand Saraswati Hotel
Hotel Grand Saraswati
ini  sebenanya merupakan hotel melati, namun memiliki fasilitas yang cukup banyak, antara lain: tempat parkir parking yang nyaman, modern design room, air panas, breakfast/sarapan pagi , room telepon, wifi, meeting room, laundry service, restoran serta room service.

Hotel Grand Saraswati Semarang memiliki suasana yang tenang dan menyenangkan karena menawarkan standar tertinggi dari pelayanan dan fasilitas. Bangunannya ditata efisien namun terawat membuat pengunjung betah berada di sana. Hotel ini  memiliki  44 kamar yang berukuran cukup luas untuk 1 atau dua tamu dengan tarif per malam mulai dari Rp. 200.000,00

Hotel Grand Saraswati Semarang

Jl. Singosari Raya 81A Semarang 50242 Jawa Tengah, Indonesia
Telp. 024 - 841 3454
Fax. 024 - 844 9502
Email : GrandSaraswatiHotel@gmail.com
website : http://grandsaraswatihotel.com/

Sunday, August 23, 2015

Kecamatan Plantungan

Sunday, August 23, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

KECAMATAN PLANTUNGAN
KABUPATEN KENDAL



Kecamatan Plantungan
Kecamatan Plantungan merupakan salah satu kecamatan yang berada dibagian barat Kabupaten Kendal dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Batang. Letak koordinat Kecamatan Plantungan adalah 10 08’00” LS – 10 20’ 00” LS dan 1090 52’ 24” BT – 1100 09’ 48” BT dengan luas wilayah 48, 82 Km2 atau 4,87%  dari luas Kabupaten Kendal. Secara geografis Kecamatan Plantungan memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
Batas Utara        : Kecamatan Tersono Kabupaten batang;
Batas Timur        : Kecamatan Sukorejo;
Batas Selatan        : Gunung Prau;
Batas Barat        : Kecamatan Bawang Kabupaten Batang.

Berdasarkan letak geografisnya, Kecamatan Plantungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Batang pada bagian utara dan baratnya menjadikan penduduknya lebih banyak yang melakukan alur aktivitas seperti aktivitas perdagangan jasa lebih ke arah Kabupaten Batang dibanding ke arah Kecamatan Plantungan atau ke Kabupaten Kendal itu sendiri. Hal ini dikarenakan jarak yang lebih dekat ke arah Kabupaten Batang sehingga penduduk daerah tersebut menganggap lebih efisien jika melakukan pergerakan terutama dalam memenuhi kebutuhannya lebih ke arah Kabupaten Batang.

Desa yang ada di Kecamatan Plantungan
Kecamatan ini terdiri dari 12 desa, yaitu: Desa Blumah, Desa Tlogopayung, Desa Kediten, Desa Wonodadi, Desa Manggungmangu, Desa Tirtomulyo, Desa Jurangagung, Desa Karanganyar, Desa Jati, Desa Bendosari, Desa Wadas dan Desa Mojoagung.

Kecamatan Plantungan secara keseluruhan memiliki kelerengan yang beragam mulai dari datar (0-8%) hingga sangat curam (>40%). Berdasarkan data dari Bappeda kelerangan pada Kecamatan didominasi oleh kelerengan curam (25-40%) yaitu sebesar 31%, yang kemudian diikuti oleh kelerengan sangat curam (>40%) sebesar 30%. Sedangkan untuk kawasan yang datar (0-8%) hanya sebagian kecil dari Kecamatan plnatungan yaitu sekitar 6%, akan tetapi terdapat sebanyak 29% dengan kelerengan landai (8-15%).  Suhu udara pagi / siang hari di kecamatan ini yaitu 25°C dan sore / malam hari 15°C dengan rata – rata curah hujan pada tahun 2013 sekitar 116 mm dengan rata – rata hari hujan sebanyak 8 hari

Lahan yang berada pada Kecamatan plantungan sebagian besar diperuntukan untuk kawasan tanaman baik tanaman pangan maupun tahunan. Akan tetapi seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi banyak terjadi perubahan dari pemanfaatan lahan. Alih fungsi lahan terutama terjadi dari lahan non terbangun, berupa sawah, tegalan, dan hutan menjadi lahan terbangun, antara lain kawasan pemukiman, kawasan industri, dan sarana – prasarana perkotaan. Alih fungsi lahan non terbangun menjadi lahan terbangun berdampak besar terhadap sistem drainase. Limpasan dan laju erosi meningkat, khususnya pada tahap pembukaan lahan. Lahan yang baru di buka yang dibiarkan terbuka tanpa pelindung, merupakan sumber bencana banjir dan kekeringan

Pada Kecamatan Plantungan terdapat jaringan jalan provinsi atau jalan dengan kelas jalan IIIA dengan panjang 5 Hm yang melintasi kelurahan Titomulyo dan jurongagung yang memiliki fungsi untuk menghubungkan kabupaten kendal dengan Kabupaten Batang. Kemudian terdapat jalan lokal atau kelas jalan IV dengan panjang 34,6 Km yang berfungsi untuk menghubungi tiap Desa dengan kelurahan Titomulyo, dan terdapat pula jalan lingkungan dengan panjang 50,4 Km yang berfungsi menghubungkan antar rumah dan permukiman pada Kecamatan Plantungan

Tuesday, August 11, 2015

PS PLPBK

Tuesday, August 11, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Pemetaan Swadaya
Pemetaan Swadaya adalah suatu pendekatan parisipatif yang dilakukan masyarakat untuk menilai serta merumuskan sendiri berbagai persoalan yang dihadapi dan potensi yang dimilliki sehingga hasil dari identifikasi masalah dan potensi yang dimiliki, masyarakat dapat menentukan sendiri kebutuhan nyata (riil) untuk menanggulangi berbagai persoalan tersebut utamanya kemiskinan, dengan berbasis pada kekayaan informasi kualitatif yang bersifat lokal.   

Pengertian swadaya dalam hal ini yaitu semua penggalian informasi, analisa dan rumusan masalah dilakukan oleh masyarakat ”orang dalam”. Fasilitator ”orang luar” hanya memfasilitasi proses, bahkan jika memungkinkan fasilitasi juga dilakukan relawan yang merupakan unsurnya masyarakat. Keterlibatan ”orang luar” diharapkan sekecil mungkin. 

Kajian Pemetaan Swadaya (PS) dalam Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) pada dasarnya bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat (khususnya masyarakat miskin) untuk mengenali persoalannya serta memahami potensi yang dimilikinya, sehingga secara bersama-sama memiliki kesadaran untuk memecahkan persoalan-persoalan tersebut dengan potensi yang ada. 

Transect Lingkungan
Pemetaan Swadaya dalam PLPBK ditempatkan sebagai alat pendorong ”perubahan sosial/ transformasi sosial” agar masyarakat lebih mampu untuk menganalisis keadaannya sendiri, kemudian memikirkan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaannya serta mengembangkan potensi dan keterampilan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Tegasnya Pemetaan Swadaya berorientasi  pada perubahan prilaku masyarakat agar lebih kuat dan mandiri serta mengerti hak-hak dan kewajiban mereka. 
Kegiatan Pemetaan Swadaya PLP BK merupakan tindak lanjut dari kegiatan Pemetaan Swadaya pada tahap sebelumnya. Pemetaan Swadaya PLP BK akan difokuskan pada kegiatan pengumpulan data dan peta-peta tematik serta melakukan pengamatan lapangan untuk mencermati dan memahami kondisi fisik/pola ruang, sosial dan ekonomi wilayah Kelurahan/Desa saat ini. 

Monday, August 3, 2015

Kantor Kecamatan Plantungan

Monday, August 3, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Kantor Kecamatan Plantungan


Kantor Camat  PlantunganKantor Kecamatan Plantungan atau Kantor Camat Plantungan terletak di JL. Suratman, No. 10, Plantungan, Kendal, Jawa Tengah, Indonesia kode pos 51362. Kantor tersebut berada di jalur jalan utama di kabupaten Kendal yang menghubungkan Batang - Sukorejo (Kendal)- Temanggung. No telepon Kantor Kecamatan Plantungan yang bisa dihubungi adalah 0294 451 006.
Secara Administrasi Kecamatan Plantungan terbagi dalam 12 desa yang masuk dalam Kantor Kecamatan Plantunganklasifikasi desa swasembada. Kecamatan ini terdiri dari jumlah dusun 55, jumlah RW 61 dengan 250 RT. Jumlah PNS di kantor Kecamatan 22 orang yang terdiri dari 17 PNS laki-laki dan 5 PNS perempuan. 
Pusat pemerintahan Kecamatan plantungan ini berada di pusat keramaian dengan fasilitas yang ada di dekatnya antara lain pasar, Bank BRI, Kantor Polsek, Masjid, sekolah dan fasilitas umum/ fasilitas sosial yang lainnya. Kantor Camat tersebut berada di Desa Tirtomulyo yang berada di tengah-tengah Kecamatan Plantungan sehingga bisa menjangkau dan melayani semua desa yang ada di kecamatan ini.




Sunday, August 2, 2015

Terminal Entrop Jayapura

Sunday, August 2, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Terminal Entrop
  Terminal Entrop adalah terminal angkutan umum yang berada di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Utara. Sebagaimana aktivitas yang ada di terminal pada umumnya, di terminal Entrop menjadi pusat persinggahan utama angkutan umum yang beroperasi di Kota Jayapura yaitu Mobil penumpang Umum (angkot) yang melayani 15 trayek  dan  Minibus Umum (12 Seat) yang terdiri dari 11 trayek.

Terminal EntropTerminal Entrop yang saat ini beroperasi sebenarnya terminal lama, dan masih proses pembangunan terminal baru. Di terminal lama ini selain terdapat jalur pemberhentian angkutan umum juga terdapat ruang tunggu, kios-kios pedagang serta kantor pengelola. Yang menjadi permasalahan di termial Entrop ini antara lain belum tertatanya jalur pemberhentian angkutan umum, masih adanya beberapa kios yang kosong, serta minimnya pohon-pohon peneduh yang membuat suasana panas. 

Terminal EntropSemoga saja dengan adanya pembangunan terminal baru, kondisi termina akan menjadi lebih baik lagi sehingga akan memberi kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di sana, baik penumpang, kru angkutan umum, pedagang dan lain sebagainya.

Thursday, July 30, 2015

HID : Hibah Insetif Desa Program Pamsimas

Thursday, July 30, 2015 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

HID Kabupaten Kendal
HID Di Kec Rowosari Kab Kendal
HID (Hibah Intensif Desa)  merupakan salah satu komponen dalam Program PAMSIMAS yaitu salah satu program bersama antara pemerintah pusat,  daerah dan masyarakat dengan dukungan Bank Dunia yang bertujuan untuk  meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehatan  masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan lingkungan, yang merupakan  pemberian insentif  atau penghargaan/reward  pada sejumlah desa/kelurahan  yang telah melaksanakan program Pamsimas  dengan baik dan melampaui standar kinerja. 

HID Kecamatan Rowosari
HID Di Kec Rowosari Kab Kendal
Persyaratan yang harus dilaksanakan oleh desa yang ingin mengajukan HID antara lain: desa tersebut Belum pernah mendapat HID, terbentuknya BP-SPAMS, realisasi RKM memenuhi syarat yang ditentukan,  memiliki sumber air untuk pengembangan layanan, pencapaian SBS (Stop dari Buang Air Besar di Sembarang Tempat) memenuhi persyaratan dan Tidak ada penyalahgunaan dana masyarakat. 

Selain itu, desa-desa yang akan mengikuti seleksi pengajuan HID harus memenuhi beberapa kriteria penilaian, antara lain: Kinerja Pembukuan LKM/KKM memenuhi, kualitas SPAM bagus, pengoperasian dan Pemeliharaan kegiatan yang sudah dilaksanakan tidak mengalami kendala, pencapaian SBS (ODF) memenuhi persyaratan, adanya pengembangan cakupan layanan SPAMS dan terlaksananya program Kerja dalam pelaksanaan PJM Proaksi.

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks