Recent Articles

Sunday, November 5, 2017

Kecamatan Bandungan

Sunday, November 5, 2017 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Kecamatan Bandungan

Peta Bandungan
Kecamatan Bandungan merupakan salah satu kecamatan yang ada di dalam wilayah administratif Kabupaten Semarang yang terletak di lereng Gunung Ungaran. Kecamatan yang memiliki luas wilayah 4.823,30 ha ini merupakan pemekaran dari sebagian Kecamatan Amarawa dan sebagian Kecamatan Jambu. Untuk  menuju  ke  Kecamatan  yang terkenal sebagai “Kawasan Puncaknya Semarang” ini terdapat  2  jalur  utama  yaitu  dari  arah ungaran dan Ambarawa. Bandungan   terletak di sebelah selatan   kota   Semarang     yang dapat ditempuh  dari  arah  Semarang  berkisar  23 km,  dari  Ungaran  12  km,  dan  dari Ambarawa  berkisar  7  km.  Untuk  menuju  ke  sana  dapat  di tempuh melalui jalur transportasi darat.

Adapun batas-batas wilayah Kecamatan Bandungan antara lain:
Sebelah Barat    : Kecamatan Sumowono
Sebelah Timur   : Kecamatan Bergas, Kecamatan Bawen
Sebelah Utara    : Kabupaten Kendal
Sebelah Selatan : Kecamatan Ambarawa

Kecamatan Bandungan
termasuk salah satu kecamatan yang berada di titik paling tinggi di abupaten Semarang dengan ketinggian rata-rata desanya 831m diatas permukaan air laut. Kecamatan ini dibagi menjadi 9 Desa dan 1 Kelurahan antara lain: Desa Milir, Desa Duren, Desa Jetis, Kelurahan Bandungan, Desa Kenteng, Desa Candi, Desa Banyukuning, Desa Jimbaran, Desa Pakopen dan Desa Sidomukti. Wilayah terluas  berdasarkan  data  statistik adalah  Desa Candi sedangkan desa dengan luas wilayah tersempit adalah Desa Jimbaran. Kode Pos Kecamatan Bandungan adalah 50614, 50661 dan 50663. 

Sampai dengan saat ini, lahan pertanian di kawasan Bandungan masih luas dan pada umumnya ditanami jenis tanaman pangan dan hortikultura seperti sayur-sayuran yang merupakan komoditi utama. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan apabila kecamatan ini menjadi salah satu daerah sentra produk agribisnis, baik produk segar maupun produk olahan. Potensi tersebut difasilitasi oleh adanya terminal agribisnis yang merupakan pusat kegiatan ekonomi bagi pelaku usaha di sektor pertanian.
Topografi Kecamatan bandungan
Kemiringan lereng di kecamatan ini dibedakan menjadi 5, yaitu kemiringan lereng 3%-8% (B), 8%-15% (C), 15%-30% (D), 30%-45% (E) dan 45%-60% (F). Sebagian besar wilayah termasuk kategori lereng C dan D

Klimatologi Kecamatan Bandungan
Berdasarkan hasil perhitungan temperatur yang dilakukan pihak terkait,  temperatur tertinggi adalah 22,64 derajat C  dan temperatur terendah adalah 13,91 derajat C . Berdasarkan perhitungan tersebut maka diketahui bahwa secara umum kecamatan yang banyak dijadikan sebagai tempat istirahat ini  termasuk wilayah yang memiliki curah hujan tipe C.

Geomorfologi Kecamatan Bandungan
satuan morfologi utama yang ada di kecamatan ini adalah morfologi Gunung Ungaran Tua, Gunung Ungaran Muda (daerah puncak, lereng dan kaki), daerah manifestasi panasbumi dan dataran aluvial. Morfologi Gunung Ungaran Tua telah mengalami runtuhan yang terbentuk akibat proses volcano-tectonic depression (Bammelen dalam Syabarudin, 2003). Satuan morfologi ini dapat ditemukan di sebelah baratdaya, yaitu Banyukuning. Satuan morfologi Gunung Ungaran Muda merupakan sebagian besar satuan morfologi di daerah penelitian, dengan sub satuan yaitu daerah puncak, lereng dan kaki. Daerah puncak yang memiliki beda tinggi lebih dari 100m dan slope lebih dari 35o yang dapat dijumpai adanya kenampakan kawah akibat proses letusan Gunung Ungaran dengan produk berupa aliran lava dan endapan piroklastik aliran. Daerah lereng memiliki beda tinggi antara 20-100 m dengan slope berkisar antara 10o-32o. Dan daerah kaki memiliki beda tinggi 1-15 m dengan slope kurang dari 10o.

Kondisi Geologi Kecamatan Bandungan
Kecamatan Bandungan didominasi material proses Vulkan Ungaran dengan formasi batuan penyusun terdiri dari:
  1. Lava Gunung Sumbing (Qls), merupakan aliran lava dan kubah yang terdiri dari horenblenda augit yang ditemukan di Gunung Sumbing. Aliran puncak di Gunung Ungaran berkomposisi andesit horenblenda augit. Aliran lereng di Gunung Ungaran dikuasai lahar andesit dan aliran gunungapi muda. Endapan lahar ini terdiri dari bongkah-bongkah tak terpisahkan menyudut tanggung dan membundar tanggung serta bergaris tengah 2 meter. Formasi batuan penyusun ini berada di bagian puncak Tenggara sampai Barat Daya.
  2. Batuan Gunungapi Gajahmungkur (Qhg), berada di lereng atas sampai lereng bawah yang menyebar di seluruh sisi. Formasi batuan ini mendominasi wilayah Kecamatan Bandungan yang terdiri dari andesit horenblenda augit yang umumnya merupakan aliran lava.
  3. Formasi Kaligetas (Qpkg) berada di sisi selatan dari Kecamatan Bandungan yang merupakan breksi vulkanik, aliran lava, tuf, batupasir tufan dan batulempung. Breksi aliran dan lahar dengan sisipan lava dan tuf halus sampai kasar. Setempat di bagian bawahnya ditemukan batulempung mengandung moluska dan batu pasir tufan. Batan gunungapi yang melapuk berwarna coklat-kemerahan dan sering membentuk bongkah-bongkah besar yang memiliki ketebalan berkisar antara 50 m sampai dengan 200 m.
  4. Batuan Terobosan Andesit (Tma), merupakan Andesit horenblenda augit tersingkap. Formasi batuan ini ditemukan di beberapa tempat, seperti Gunung Turun, Gunung Kendalosoro, Gunung Siwakul, Gunung Kalong, Gunung Mabang, Gunung Gugon, Gunung Puntang dan Gunung Pertapan

Jenis Tanah  Kecamatan Bandungan
Di kecamatan ini, terdapat 4 satuan jenis tanah yaitu Andosol Coklat T, Latosol Coklat T, Litosol Coklat K dan Mediteran Coklat.

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks