Recent Articles

Tuesday, January 14, 2014

Jeep Wisata Lava Tour Merapi

Tuesday, January 14, 2014 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Jeep Wisata Lava Tour Merapi


Lava Tour Merapi
 Jika kita berkunjung ke Kaliurang Yogyakarta, maka akan disuguhi salah satu atraksi wisata yang cukup memacu adrenalin yaitu Jeep Wisata Lava Tour Merapi. Dengan menyewa jeep seharga 300-500ribu (sekalian sopirnya) kita akan di ajak menelusuri sisa-sisa erupsi Gunung Merapi khususnya yang terjadi tahun 2010. Dimana waktu itu adalah salah satu erupsi Gunung Merapi yang terdahyat karena memakan korban ratusan jiwa, termasuk Juru Kunci Gunung Merapi yang cukup terkenal, Mbah Marijan. 


Jip Lava TourJika kita ingin menggunakan Jeep Wisata Lava Tour Merapi ini, kita harus menyewa mulai dari base camp pertama yang terletak di kompleks Wisata Kaliurang tepatnya Telogo Putri. Dari sana kita akan diajak menelusuri jalan-jalan di pegunungan yang masih alami kendati beberapa ruas jalan sudah beraspal. Sambil mengemudi, sopir akan sedikit menjelaskan peristiwa terjadinya erupsi gunung Merapi  yang membuat beberapa desa rata dengan tanah karena terurug pasir. Kanan-kiri jalan yang tampak hanya lautan pasir yang mulai ditumbuhi oleh pepohonan. Sebelumnya kawasan tersebut adalah kawasan permukiman atau perkampungan yang didiami oleh warga masyarakat yaitu sekitar kawasan Kali Kuning, Kali gendol, desa Petung, kawasan wisata kali Adem, Desa jambu. 

Setelah itu kita akan diajak untuk singgah di beberapa tempat, seperti: museum ” sisa hartaku” yang berisi sisa sia barang rumah tangga atau ternak yang terkena awan panas gunung merapi, bekas rumah dan makam Mbah Marijan, bekas bunker yang dulu dijadikan sebagai tempat penyelamatan dari awan panas, watu alian dan lain sebagainya. Selain itu, tersedia juga paket-paket lava tour yang lain sesuai dengan keinginan dan waktu yang dimiliki oleh para pengunjung


Sunday, October 27, 2013

Tugu Pertigaan Wonotunggal Kabupaten Batang

Sunday, October 27, 2013 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Tugu Pertigaan  Wonotunggal 
Kabupaten Batang 



Tugu Pertigaan Wonotunggal merupakan salah satu penanda/landmark yang ada di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang. Tugu yang desainnya terkesan kuno tersebut terletak dipertigaan yang menjadi persimpangan jalan Kolektor Batang-Bandar dan Warungasem- Bandar. 

Tugu tersebut juga menjadi salah satu penanda bahwa orang yang melihat sudah berada di pusat Ibu Kota Kecamatan Wonotunggal. Di pagi hari, khususnya hari minggu dan hari libur lainnya, kawasan pertigaan utama Wonotunggal tersebut ramai dengan aktivitas jual-beli serta jasa lainnya. 

Kondisi saat ini, Tugu Pertigaan Wonotunggal belum tertata dengan rapi, terdapat papan reklame serta baliho, spanduk, bendera ataupun umbul-umbul yang dipasang tanpa memperhatikan faktor ekstetika.

Untuk ke depannya diharapkan kawasan pertigaan utama Wonotunggal tersebut ditata dengan tetap  mempertahankan keberadaan tugu itu dengan ditambah ornament-ornamen yang lain seperti taman sehingga lebih kelihatan cantik dan asri 

Monday, October 14, 2013

Kabupaten Rembang

Monday, October 14, 2013 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Kabupaten Rembang



Peta Kabupaten Rembang
Kabupaten Rembang merupakan salah satu kabuupaten di Jawa Tengah yang dilalui jalur tranportasii utama Pulau Jawa, yaitu Jalur Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura). Apabila dilihat dari letak astronomisnya, kabupaten ini berada pada 1110,00’- 1110,30’ BT dan 60,30’ – 70,00’ LS dan memiliki luas wilayah sebesar 1014,08 km2. Secara administratif yang terlatak di bagian utara Pulau Jawa ini terdiri dari 14 kecamatan, yang dibagi lagi atas 287 desa dan 7 kelurahan, dimana pusat pemerintahannya terletak di Kecamatan Rembang. Kecamatan-kecamatan tersebut antara lain: Kecamatan Sumber, Kecamatan Bulu, Kecamatan Gunem, Kecamatan Sale, Kecamatan Sarang, Kecamatan Sedan, Kecamatan Pamotan, Kecamatan Sulang, Kecamatan Kaliori, Kecamatan Rembang, Kecamatan Pancur, Kecamatan Kragan, Kecamatan Sluke dan Kecamatan Lasem. 

Adapun batas administratif Kabupaten Rembang, yaitu :
-    Sebelah Utara    : Laut Jawa
-    Sebelah Timur   : Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur
-    Sebelah Barat    : Kabupaten Pati
-    Sebelah Selatan : Kabupaten Blora

Kondisi Topografi dan Morfologi Kabupaten Rembang
Topografi merupakan suatu ilmu tentang bentuk permukaan bumi yang menunjukkan dataran, sungai, danau, gunung, bukit, dan hasil kebudayaan manusia. Kondisi topografi suatu wilayah dapat digambarkan melalui bentang alam dan kelerengannya. Sebagian besar wilayah kabupaten yang berada di jalur transportasi utama Pantura Pulau jawa ini 46,39% berada pada ketinggian 25- 100 meter dipermukaan air laut, sebesar 300,42% berada pada ketinggain 100- 500 meter dan sisanya berada pada ketinggian 0- 25 m dan 500- 100 meter.  Kondisi topografi di wilayah ini terdiri dari topografi datar, pegunungan dan berbukit. Daerah sebelah utara merupakan pantai dengan bentang sepanjang 60 km, bagian tengah merupakan pegunungan atau dataran tinggi. Hal ini menyebabkan kemiringan lahan bervariasi dari 0- 40%. Disebelah selatan berbukit, bergunung dengan lereng yang cukup curam dan semakin ke utara relatif landai antara 0%- 15%. Kelerengan yang ada terdiri dari beberapa tingkat kelerengan, yaitu 0- 2% seluas 45.205 Ha, 2- 15% seluas 33.233 Ha, 15- 40% seluas 13.980 Ha, dan sisanya 4,86% merupakan kelerengan > 40%.

Jenis Tanah Kabupaten  Rembang

Sebagian besar wilayah kabupaten yang terkenal dengan hasil lautnya tersebut merupakan daerah pertanian yang cukup berpotensi karena memiliki jenis tanah aluvial yaitu jenis tanah yang cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian karena tanahnya yang subur banyak mengandung unsur hara.  Terdapat berbagai macam jenis tanah dimana sekitar 10% merupakan jenis tanah aluvial, mediteran 45%, grumosol 32%, regosol 5% dan andosol 8%. Jenis tanah medeteran dan grumosol merupakan jenis tanah yang paling banyak yaitu 45% dan 32%.

Kondisi Hidrologi Kabupaten Rembang

Curah hujan yang ada termasuk katagori rendah dimana curah hujan rata- rata yaitu 18,24mm per hari dan memiliki sumber air berupa air permukaan dan air tanah. Sumber air permukaan berupa sungai, bendungan, dan air laut. Terdapat sungai yang melewati Kabupaten ini antara lain Sungai Randugunting, Babagan, Karanggeneng, Kening, Telas, Kalipang, Sudo dan Sungai Patiyan. Untuk memanfaatkan air yang ada, di sepanjang aliran sungai-sungai tersebut dibangun  121 bendungan dan dibagi dalam 25 daerah irigasi, namun tidak selalu dialiri air sepanjang tahunnya.

Kondisi Geologi Kabupaten Rembang

Kabupaten ini memiliki berbagai macam kondisi geologi karena letaknya yang berbatasan dengan Laut Jawa dibagian utara dan pegunungan dibagian timur . dari berbagai macam kondisi geologi tersebut, wilayah ini memiliki berbagai macam kandungan mineral dan kaya akan unsur- unsur yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Kandungan terbesar yaitu jenis alluvium yang meliputi luas 45.470.783 ha atau sekitar 44,84% dari luas wilayah kabupaten, kemudian potensi lainnya yaitu miosen fasies sedimen yaitu seluas 32.125.000 ha atau 31,68%, sedangkan bahan galian C berupa andesit, pasir kuarsa, kapur, trass, pospat, ball clay, dan gibsum tersebar diberbagai kecamatan.


Klimatologi Kabupaten Rembang

Klimatologi merupakan salah satu ilmu yang didefinisikan sebagai kondisi rata- rata selama periode waktu tertentu dalam suatu wilayah. Wilayah Kabupaten ini memiliki jenis iklim tropis dengan suhu maksimum tahunan sebesar 33°C dan suhu rata-rata 23°C. dengan bulan basah selama 4 sampai 5 bulan. sedangkan selebihnya termasuk kategori bulan sedang sampai kering. Curah hujan yang ada termasuk sedang, yaitu rata-rata 502.36 mm/tahun.

Pola Penggunaan Lahan Kabupaten Rembang
Pola penggunaan lahan  terdiri dari lahan sawah dan bukan sawah. Lahan kering terdiri dari tegalan, perkebunan, hutan negara, hutan rakyat, padang rumput, tambak, kolam, rawa, dan bangunan. Luas lahan sawah di Kabupaten inicukup luas, sehingga sektor pertanian khususnya tanaman bahan makanan menjadikan andalan utama dalam  memenuhi kebutuhan hidup bagi masyarakat Rembang.

Kondisi Kependudukan Kabupaten Rembang
Jumlah penduduk yang ada, berdasarkan  proyeksi  penduduk  tahun 2015 sebanyak 621.134 jiwa yang terdiri atas 309.564 jiwa penduduk laki-laki dan 311.570 jiwa penduduk perempuan. Dibandingkan    dengan    proyeksi penduduk tahun sebelumnya, penduduk Rembang    mengalami pertumbuhan sebesar 0,69 %. Pertumbuhan penduduk terbesar ada di Kecamatan Rembang diikuti Kecamatan    Kragan     masing- masing sebesar 0,96 % dan 0,90%. Pada tahun 2015 kepadatan penduduk tertinggi berada di kecamatan Rembang dengan angka 1.519 per km2. Sedangkan kepadatan terendah berada di Kecamatan Bulu dengan angka 259 per km2, sehingga rata-rata kepadatan penduduk, yaitu 613 per km2.

Kondisi Perekonomian Kabupaten Rembang

Produksi    barang    dan    jasa    pada tahun 2015 sebesar 13,8 Trilyun (PDRB atas adsar harga berlaku). Postur perekonomian Rembang pada tahun 2015 masih mirip dengan tahun sebelumnya. Sumbangan utama berasal dari tiga lapangan usaha yang memberikan sumbangan terbesar terhadap   produksi   barang   dan   jasa, yaitu lapangan usaha pertanian, industri pengolahan dan perdagangan.
Perekonomian Kabupaten Rembang selama selang tahun 2011-2015 menunjukkan   trend terus  meningkat, dan pertumbuhan pada tahun 2015 merupakan    pertumbahan tertinggi selama periode tersebut. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang pada tahun 2015 mencapai 5,49%.

 Bencana Alam di Kabupaten Rembang
Jenis bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten ini adalah banjir, karena hampir disetiap kecamatan di wilayah ini mengalami banjir. Kecamatan Lasem merupakan wilayah yang paling sering mengalami bencana alam banjir dan juga merupakan kecamatan yang paling sering terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Kecamatan Pancur merupakan satu- satunya kecamatan yang aman karena tidak pernah terjadi bencana alam di kecamatan tersebut

Saturday, October 12, 2013

Kecamatan Kendal

Saturday, October 12, 2013 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal


Kecamatan Kendal
Kecamatan kendal
Kecamatan yang secara administratif masuk dalam lingkup wilayah Kabupaten kendal ini secara geografis Kecamatan kendal terletak pada 1090 54’ s/d 1090 59’ BT  dan 60 32’ s/d  70 41’ LS dengan luas wilayah 27.50 Km2. Secara geografis Kecamatan kendal berbatasan langsung dengan :
- Batas Utara : Laut Jawa,
- Batas Timur : Kecamatan Brangsong,
- Batas Selatan : Kecamatan Ngampel,
- Batas Barat : Kecamatan Patebon.
Jarak dari Kecamatan kendal ke beberapa kota:
- Kota Propinsi Jawa Tengah : 29 Km
- Kota Kabupaten Kendal : 0 Km
- Kota Kecamatan Pegandon : 10 Km
- Kota Kecamatan Patebon : 5 Km
- Kota Kecamatan Brangsong : 5 Km




Topografi
Secara umum topografi di Kecamatan kendal relatif datar dengan kemiringan lereng 0 – 2%, dan ketinggian tanah antara 0 – 4 m. Wilayah Kota Kecamatan Kendal sendiri yang berada di pesisir utara pulau Jawa dengan pola aliran air sejajar menuju ke pantai utara laut jawa. Kondisi tersebut sangat rawan terhadap bahaya banjir, terutama pada wilayah daerah cekungan disamping dengan daerah tangkapan air (catchment area). Selain itu, apabila banyak dilakukan pembangunan dengan perkerasan yang semakin mengurangi daerah tangkapan serta pendangkalan dan penyempitan aliran sungai akan semakin memperbesar kemungkinan terjadinya banjir di wilayah ini.
Jenis Tanah
Klasifikasi jenis tanah pada umumnya dibagi menjadi dua, yaitu klasifikasi teknis dan klasifikasi alami. Klasifikasi teknis adalah klasifikasi tanah yang didasarkan pada sifat-sifat tanah yang berpengaruh pada kemampuan tanah untuk penggunaan tertentu. Klasifikasi teknis sering disebut klasifikasi kemampuan atau kesesuaian lahan.
Klasifikasi alami adalah klasifikasi tanah yang berdasarkan atas sifat tanah yang dimilikinya tanpa menghubungkan dengan tujuan penggunaan tanah tersebut. Klasifikasi ini memberikan gambaran dasar sifat fisik, kimia dan minerologi tiap-tiap tanah yang dapat digunakan sebagai dasar pengolahan untuk berbagai penggunaan lahan. 
Jenis tanah yang terdapat di Kecamatan Kendal antara lain Alluvial yaitu jenis tanah yang bersifat hidromorf dan berwarna kelabu, coklat dan hitam dengan produktifitas rendah sampai tinggi dan digunakan untuk pertambakan, pertanian padi dan palawija, serta permukimandan asosiasi alluvial kelabu

Geologi
Secara garis besar pengolahan tanah yang terdapat di Kabupaten Kendal khususnya di Kecamatan Kendal terdiri dari Alluvium, di dataran pantai endapan sebagian besar terdiri dari lempung dan pasir dengan ketebalan yang berbeda – beda (50 m lebih). Di sepanjang sungai terdiri dari endapan kerikil dengan bongkah – bongkah yang terkumpul didasarnya ditutupi oleh pasir dan lanau dengan ketebalan 1 – 3 m. Sebagian besar tanah terdiri dari breksi gunung api andesit muda 

Klimatologi
Letak geografis Kecamatan kendal yang berada pada 1090 54’ s/d 1090 59’ BT  dan 60 32’ s/d  70 41’ LS, maka Kecamatan kendal termasuk beriklim tropis, dengan suhu udara pagi / siang hari 31°C dan sore / malam hari 26°C. 
Banyaknya curah hujan di Kecamatan kendal pada tahun 2008 tertinggi pada bulan Februari sebesar 133 mm/bln dan terendah di bulan Juli sebesar 0 mm/bln, pada tahun 2009 tertinggi pada bulan Februari sebesar 873 mm/bln dan terendah di bulan Agustus-Oktober sebesar 0 mm/bln, pada tahun 2010 tertinggi pada bulan Januari sebesar 481 mm/bln dan terendah di bulan Juli  sebesar 59 mm/bln , pada tahun 2011 tertinggi pada bulan Januari sebesar 437 mm/bln dan terendah di bulan Agustus sebesar 0 mm/bln. Dengan curah hujan rata-rata yaitu 1.587 mm/th dengan jumlah hari hujan rata-rata 165 hari/th.  

Bencana Alam dan Kerusakan Lingkungan
Kawasan rawan bencana yang ada di kawasan Kecamatan Kendal antara lain kawasan rawan bencana banjir, kawasan rawan bencana rob/abrasi dan rawan bencana gelombang pasang. 

Wednesday, September 25, 2013

Balai Desa Wates Kecamatan Wonotunggal

Wednesday, September 25, 2013 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

Balai Desa Wates Wonotunggal
Balai Desa Wates Kecamatan Wonotunggal terletak di pinggir jalan penghubung Kota Pekalongan / Warungasem – Bandar yang merupakan salah satu jalan kolektor primer di Kabupaten Batang.  Balai Desa Wates terletak di lokasi yang strategis karena selain berada di pinggir jalan utama juga berada di pusat keramaian yang dekat dengan sekolah dan  berada di 3 persimpangan jalan.  Di depan Balai desa terdapat tanah lapang yang saat ini difungsikan sebagai parkir kendaraan dan aktivitas masyarakat yang lain.

Sunday, September 15, 2013

Pepsi Blue

Sunday, September 15, 2013 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

 Pepsi Blue

Pepsi Blue
 Pepsi Blue merupakan salah satu produk Minuman Ringan rasa kola berkarbonasi yang diproduksi oleh PepsiCo. Salah satu yang membedakan jenis minuman bersoda ini dengan minuman bersoda lainnya adalah warnanya, karena sangat jarang minuman bersoda berwarna biru seperti pepsi blue ini. Selain itu tentu saja adalah rasa. Banya penggemar pepsi blue menganggap bahwa minuman ini memiliki rasa yang unik sehingga layak untuk dijadikan sebagai minuman kegemaran.

Komposisi Pepsi Blue
Air berkarbonasi, CO2, Gula (mengandung pengawet Sulfur Dioksida), Kafein, Pengatur keasaman (Asam Sitrat dan Natrium Sitrat), Sekuestran Asam Fosfat, Perisa Artifisial Kola, Pengawet Natrium Benzoat, Pemantap Gum Arab, Pewarna Biru Berlian CL 42090, Pewarna Merah Alura CL 16095

Pepsi Blue
Informasi Nilai Gizi Pepsi Blue
Dalam 1 takaran saji (200 ml) Pepsi Blue mengandung:
Energi total            :  90 kkal
Lemak Total           :   0 gr  (0% AKG)
Lemak Jenuh         :   0 gr  (0% AKG)
Protein                   :   0 gr  (0% AKG)
Karbohidrat total : 22gr (7% AKG)
        Gula                : 21 gr
Natrium       : 50 mg (1% AKG)

Yang perlu dingat bahwa kandungan kafein yang ada didalam minuman ini sebesar 24mg/saji (gelas) dan batas maksimal tubuh kita dalam mengkonsumsi kafein adalah 150 mg/hari. Jadi maksimal dalam 1 hari kita hanya bisa mengkonsumsi Pepsi Blue sekitar 6 gelas.


Katagori:
Minuman  Buah  Elektrolit  Kesehatan  Soda  Tradisional  Teh 
Makanan Buah  jajanan Kesehatan Kue Mie Tradisional

Sunday, September 8, 2013

Puskesmas Wonotunggal

Sunday, September 8, 2013 - by GOJEK #GolekRejeki · - 0 Comments

 Puskesmas Wonotunggal


Puskesmas WonotunggalSalah satu pelayanan dasar yang harus di sediakan pemerintah kepada masyarakat di bidang pedesaan adalah Puskesmas atau Pusat Kesehatan Masyarakat yang dibangun minimal di setiap kecamatan.  Di Kecamatan Wonotunggal, Puskesmas terletak di pinggir jalan utama yaitu jalan penghubung Pekalongan/Batang – Bawang / Banjarnegara. Puskesmas Wonotunggal yang membawahi 2 puskesmas pembantu berfungsi melayani masyarakat yang bertempat tinggal di Desa Silurah,  Sodong, Gringgingsari, Kedungmalang, Sendang, Wonotunggal, Brokoh, Wates, Brayo, Kemligi, Sigayam, Kreyo, Siwatu, Dringo, Penangkan serta desa-desa lainnya. Adapun puskesmas pembantu terletak di Desa  Sodong dan Siwatu

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks