Recent Articles
Home » All posts
Tuesday, March 17, 2020
Durian Wonosobo
Sensasi Makan Durian yang Sebenarnya
Bagi pecinta durian, Wonosobo menjadi salah satu daerah tujuan untuk berburu buah yang banyak digemari tersebut. Hampir semua kecamatan di kabupaten yang berada di pegunungan ini memiliki pohon durian dengan varian dan rasa yang berbeda-beda. Kecamatan yang paling banyak menghasilkan buah berduri ini antara lain: Selomerto, Kepil, Leksono, Wadaslintang, Sukoharjo hingga Kaliwiro. Durian unggulan Wonosobo terkenal dengan dagingnya yang tebal, warnanya kuning, dan rasa manis dengan sedikit pahit. Varian yang masuk dalam katagori durian unggulan wonosobo antara lain: Temon, Pudang, lenjeh, montong, Srikandi dan jenis lainnya yang memang terus dikembangkan oleh para petani di sana. Buah unggulan tersebut kebanyakan berasa dari daerah Keseneng, Krasak, Durensawit, Jlamprang, Manggis,Wilayu, Krasak, Wediasin dan daerah lainnya.
Jika ingin menikmati durian wonosobo, bisa datang langsung ke petani yang ada di lokasi-lokasi unggulan ataudatang di even-even bertema durian yang banyak diadakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Selain itu bisa juga datang ke jl lingkar Timur Wonosobo yang menghubungkan Mendolo-Kalierang (jalan utama dari Semarang/ Jogja menuju Purwokerto tanpa lewat Kota Wonosobo). Di sepanjang jalan tersebut banyak dijumpai pedagang durian lokal wonosobo dengan kualitas yang cukup bagus dan harga terjangkau. Bisa dinikmati langsung di tempat tersebut atau di bawa pulang ke rumah masing-masing. Tuesday, March 10, 2020
Museum Kereta Api Ambarawa
Museum Kereta Api Indonesia yang berada di Ambarawa merupakan salah satu wadah untuk edukasi dan rekreasi bagi masyarakat Kabupaten Semarang dan sekitarnya. Museum ini memiliki koleksi lokomotif kereta uap, dan lori wisata yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk obyek edukasi dan rekreasi. Melalui Museum Kereta Api Indonesia anak-anak dan orang dewasa diajak untuk belajar tentang sejarah kereta api dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kereta api.
Museum Kereta Api Ambarawa yang dulunya merupakan Stasiun Ambarawa terletak di Jalan Stasiun No. 1, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Museum ini berdiri di atas lahan sebesar 127.500 m2 yang dibatasi oleh pagar. Museum ini berada di kawasan perkotaan dan berbatasan dengan pemukiman, pertokoan dan Jalan Stasiun di sisi Utara, sisi Timur dibatasi oleh Jalan Raya Banyubiru, Pasar Lanang dan pemukiman. Sisi Selatan dan Barat dari Museum Kereta Api Ambarawa di batasi oleh pemukiman.
Sampai saat ini, Museum Kereta Api Ambarawa merupakan Museum Kereta Api terbesar di Indonesia dengan koleksi mencapai 21 lokomotif uap. Salah satu lokomotif yang dimiliki oleh Museum Kereta Api Ambarawa merupakan lokomotif langka, pasalnya lokomotif uap bergigi tersebut merupakan salah satu dari tiga lokomotif uap bergigi yang tersisa di dunia. Negara Swiss dan India merupakan negara lain yang memiliki lokomotif uap bergigi lainnya. Selain lokomotif museum ini juga menyajikan beberapa benda bersejarah lainnya seperti telepon antik, genta PJL, mesin pembuat tiket kuno, miniatur lokomotif dan lain sebagainya.Seluruh koleksi lokomotif yang ada di Museum Kereta Api Ambarawa disajikan secara outdoor sehingga pengunjung dapat menaiki lokomotif-lokomotif yang ada. Selain itu museum ini juga telah menambah salah satu fungsi bangunan baru yang menunjang kegiatan belajar di museum ini yaitu selasar sejarah yang berisi runtutan cerita perkembangan kereta api di Indonesia. Pengunjung juga dapat melihat proses peremajaan lokomotif uap di ruang perawatan kereta. Fasilitas rekreasi lain yang disajikan untuk penggunjung yaitu lori wisata yang dapat membawa pengunjung mengunjungi Stasiun Bedono dan Stasiun Tuntang yang merupakan dua stasiun yang juga dibangun pada masa King William I.
Tuesday, February 25, 2020
Stasiun Ambarawa
Stasiun Ambarawa yang semula bernama Stasiun Willem I diresmikan pada tanggal 21 Mei 1873 oleh penguasa Belanda pada saat itu. Nama Willem I diambil untuk memperingati jasa raja pertama Kerajaan Belanda yaitu Willem Frederik Prins van Oranje-Nasau (1772-1843). Pada awal dibangunnya, Stasiun Ambarawa dibuat dari kayu dan berdinding bambu. Pada tahun 1907 Stasiun tersebut dibangun ulang menjadi bangunan yang dilestarikan hingga saat ini.Stasiun Ambarawa dibangun oleh Netherlands Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) untuk menghubungkan jalur Kedungjati-Beringin-Tuntang-Ambarawa. NISM membangun stasiun ini selain digunakan untuk kepentingan militer juga difungsikan sebagai sarana transportasi barang komoditas dari sekitar Ambarawa dan daerah pedalaman di sebelah timur hingga kawasan Kedungjati yang saat ini berada di wilayah Kabupaten Grobogan untuk diangkut ke Pelabuhan Semarang.
Pada tahun 1976, jalur kereta api Ambarawa-Kedungjati ditutup oleh Pemerintah Republik Indonesia karena dianggap tidak ekonomis lagi. Akan tetapi untuk melestarikan keberadaan stasiun tersebut, akhirnya pemerintah menetapkan Stasiun Ambarawa menjadi Museum Kereta Api Ambarawa dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan saat itu, Roesmin Noerjadin. Agar bangunan tersebut bisa dijaga dan dilestarikan dengan maksimal, akhirnya ditetapkan menjadi Kawasan Cagar Budaya melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.57/PW.007/MKP/2010 tahun 2020.Thursday, February 13, 2020
Caping Park Baturaden
Kabupaten Banyumas atau yang pusat pemerintahannya berada di Kota Purwokerto merupakan salah satu kabupaten yang terkenal memiliki banyak obyek wisata yang asyik untuk dikunjungi. Keberadaanya yang berada di lereng Gunung Slamet menjadikan kawasan ini banyak memiliki obyek wisata bertemakan alam seperti Baturaden, Curug Geedhe, Air Terjun Curug Ceheng, Curug Cipendok, Telaga Pucung dan lain sebagainya. Selain itu ada juga obyek wisata lain seperti Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman, Museum Bank Rakyat Indonesia, Bendungan Gerak Serayu, Miniatur Dunia Purwokerto serta obyek wisata yang lagi ngehits yaitu Caping Park yang dibuka untuk umum mulai bulan Juni 2018.Caping Park merupakan obyek wisata buatan yang berada di Jl. Raya Baturraden Barat, Desa Kebumen, Banyumas, Jawa Tengah. Lokasi taman wisata tersebut sebenarnya berada dekat dengan obyek wisata Baturaden yang dapat ditempuh selama 30 menit dari Kota Purwokerto. Dengan syarat pakai kendaraan bermotor dan kondisi jalan tidak macet tentunya.
Layaknya destinasi wisata kekinian yang lain taman wisata yang sebenarnya memiliki konsep agrowisata terpadu ini masih mengandalkan spot-spot instagramable yang bisa digunakan untuk berfoto-foto baik sendiri maupun bersama-sama. Di sana kita bisa berfoto dan memamerkan ke media sosial di beberapa spot yang menarik seperti spot sayap, kupu-kupu, ornamen-ornamen dari bambu,
balon udara, Jembatan kaca atau The Edge dan lain sebagainya. Perlu diketahui, lokasi wisata ini berada di lereng gunung Slamet, sehingga memiliki pemandangan alam yang cukup indah. Apalagi jika sore hari, kita bisa menikmati sunset berlatar belakang landscape Kota Purwokerto yang sensasinya berbeda dengan tempat lain. Untuk agrowisatanya, di sana kita bisa ngadem di green house dengan banyak budidaya tanaman didalamnya, terapi ikan, atau ingin merasakan sensasi memberi makan ternak seperti kelinci, kambing dan sapi langsung di kandangnya. Ditempat asyik tersebut, kita juga bisa mempraktekkan beberapa permainan tradisional seperti egrang di lapangan kecil yang memang disesiakan untuk area out bound.
![]() |
| Caping Park Purwokerto |
Selain atraksi utama di atas, di kawasan wisata seluas 10 hektar
tersebut kita akan dimanjakan dengan fasilitas pendukung yang cukup
lengkap, seperti tempat parkir yang luas, musholla, toilet umum,
playground, taman, gazebo, cafe serta Mini Zoo dan Theater Outdoor. Jika
tertarik untuk datang kesana, tempat ini buka setiap hari pukul 08.00 –
23.00.
![]() |
| Jembatan Kaca Caping Park |
![]() |
| Terapi Ikan Caping Park |
Tuesday, February 11, 2020
Malibu Resto & Cafe Wonosobo
Malibu Resto & Cafe Wonosobo merupakan salah satu restauran yang berada di jalur strategis yaitu di Jl. A Yani No. 2 Jaraksari Wonosobo; Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia 56311. Sebagaimana diketahui jalan Ahmad Yani merupakan salah satu jalan poros utama di Kota Wonosobo yang menjadi penghubung utama Kota Wonosobo menuju Kota Purwokerto.Sebagai salah satu resto dan cafe yang cukup ngehits di Wonosobo, Malibu resto & Cafe menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi. Menu yang tersedia yang cukup beragam dengan harga yang cukup terjangkau. Jika ingin datang ke resto ini, silahkan datang pada jam buka yaitu antara pukul 10.00-21.30 wib.
Fasilitas yang ada lumayan lengkap, selain tempat makan sekaligus nongkrong yang asyik, resto ini juga menyediakan mushola, toilet serta tempat parkir yang cukup luas. Di tempat ini juga terdapat hiburan live musik yang di tayangkan dalam even-even dan waktu tertentu.
![]() |
| Malibu Live Musik |
![]() |
| Resto Malibu Wonosobo |
![]() |
| Cafe Malibu Wonosobo |
Wednesday, February 5, 2020
Sari Kacang Hijau ABC
Kacang hijau merupakan salah satu tumbuhan produk makanan dari tumbuhan yang memiliki kadar gizi cukup banyak dan bagus. Oleh karena itu, banyak masyarakat khususnya di Indonesia yang mengolah kacang hijau menjadi berbagai macam sajian menarik seperti bubur kacang hijau (burjo) minuman sari kacang hijau dan lain sebagainya.
Minuman Sari Kacang Hijau ABC merupakan salah satu minuman sehat yang terbuat dari kacang hijau dengan diperkaya vitamin B Kompleks (B1 dan B2) yang berfungsi sebagai koenzim dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, vitamin E dan asam folat. Sari Kacang hijau sendiri merupakan produk olahan dari kacang hijau asli yang sudah melalui pemilihan dan pemilahan secara ketat sehingga di dapat biji kacang hijau yang terbaik. Minuman Sari Kacang Hijau ABC tidak mengandung lemak dan kolesterol, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi secara teratur.
Komposisi Sari Kacang Hijau ABC:
Sari kacang hijau (80%), air, gula, gula kelapa, daun pandan, jahe, pewarna alami karamel kelas I INS.150a
Informasi nilai gizi Sari Kacang Hijau ABC
Takaran saji : 1 kotak 250 ml
Jumlah persajian
Energi total : 150 kkal
Energi dari lemak : 0 kkal
Lemak total 0 gr / 0%
Protein : 3 gr / 6%
Karbohidrat Total : 33 gr / 11%
Gula : 25 gr
Natrium/ Sodium : 45 mg / 2%
Vitamin B1 : 30%
Vitamin B2 : 25%
Adapun manfaat minuman sari kacang hijau antara lain:
Minuman Sari Kacang Hijau ABC merupakan salah satu minuman sehat yang terbuat dari kacang hijau dengan diperkaya vitamin B Kompleks (B1 dan B2) yang berfungsi sebagai koenzim dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, vitamin E dan asam folat. Sari Kacang hijau sendiri merupakan produk olahan dari kacang hijau asli yang sudah melalui pemilihan dan pemilahan secara ketat sehingga di dapat biji kacang hijau yang terbaik. Minuman Sari Kacang Hijau ABC tidak mengandung lemak dan kolesterol, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi secara teratur.
Komposisi Sari Kacang Hijau ABC:
Sari kacang hijau (80%), air, gula, gula kelapa, daun pandan, jahe, pewarna alami karamel kelas I INS.150a
Informasi nilai gizi Sari Kacang Hijau ABC
Takaran saji : 1 kotak 250 ml
Jumlah persajian
Energi total : 150 kkal
Energi dari lemak : 0 kkal
Lemak total 0 gr / 0%
Protein : 3 gr / 6%
Karbohidrat Total : 33 gr / 11%
Gula : 25 gr
Natrium/ Sodium : 45 mg / 2%
Vitamin B1 : 30%
Vitamin B2 : 25%
Adapun manfaat minuman sari kacang hijau antara lain:
- Sebagai sumber serat yang bagus untuk sistem pencernaan tubuh
- Mengoptimalkan metabolisme dalam tubuh karena mengandung beragam mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh kita, seperti zat besi, kalsium, kalium, mangan, magnesium dan lain sebagainya
Sunday, January 26, 2020
Sunrise Hill Bandungan
Daya tarik Bandungan sebagai salah satu Kota Wisata di Semarang memang tidak pernah memudar. Sejak dulu, kawasan yang berada di lereng Gunung Ungaran ini menjadi tempat tetirah atau berwisata bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya mengingat hawanya yang sejuk. Obyek wisata yang cukup terkenal di sana antara lain Candi Gedong Songo, Taman Bandungan, Umbul Sidomukti, Pancingan Jimbaran, Taman Cellosia dan kini ada Sunrise Hill Gedong Songo. Dan sebenarnya masih banyak obyek wisata lain di Bandungan yang layak dan asyik untuk dikunjungi. Sunrise Hill sendiri merupakan salah satu obyek wisata yang terletak di Dusun Darum RT.01, Tlogosari, Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 50614 sekitar 200 meter sebelum Candi Gedong Songo. Begitu masuk di area wisata ini,
pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam berupa enam gunung yang sangat indah. Enam gunung yang bisa kita lihat pemandangannya dari tempat ini antara lain: Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Temoloyo, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Ungaran. Tempat wisata ini dibuka setiap hari pada pukul 08.00 ---18.00 WIB dengan tiket yang cukup murah dan terjangkau. Untuk memanjakan para wisatawan, di tempat ini disediakan berbagai fasilitas dan wahana, antara lain: Taman, kolam renang dan wahana permainan anak atau playground, wahana seperti sky merry, keddy boad, komidi putar, Spot foto yang Instagramable berupa terbalik, replika presiden, replika bangunan luar negeri, kincir angin, rumah papua, replika gorila, dan masih banyak lagi. Selain itu juga disediakan studio foto bagi yang ingin berfoto dengan tema-tema tertentu bersama anggota keluarga seperti berfoto menggunakan pakaian adat khas Jawa, menggunakan kimono layaknya di Jepang lengkap dengan latar bunga sakura juga spot foto ala Tiongkok dan Korea.
Untuk fasilitas penunjang berupa mushola, tempat parkir, toilet dan ada juga resto yang menyediakan makanan khas jawa tempat duduk beserta kursi dan juga ada tempat lesehan yang membuat para pengungjung nyaman.
Rumah Horror Sunrise HillKalau di Bukit Sekipan ada Rumah Hallowen, maka di tempat ini juga terdapat wahana wisata perhantuan yang bernama Rumah Horror. Di tempat ini, kita bisa menyaksikan berbagai jenis patung hantu lokal maupun mancanegara sebagai tema hiburan dan foto. Rumah ini dikemas menarik dengan hadirnya patung yang dihias seperti hantu, sehingga menarik minat para pengunjung untuk mengabadikan momen serunya bersama para hantu.
Jika ingin menikmati wahana yang sedang kekinian tersebut, pengunjung akan diajak melewati pintu gerbang bertuliskan Kampung Horror Sunrise Hill dengan dua ekor naga, dua sosok hantu berjubah, berikut sosok wanita cantik serupa Nyi Blorong maupun Nyi Roro Kidul. Setelah itu, kita akan diperlihatkan hantu-hantu yang lain seperti genderuwo, pocong, wewe gombel, malaikat maut, penyihir, tuyul, dan ada pula sosok kuntilanak yang tengah berkendara motor Kawasaki Ninja.
Glamping atau Glamor Camping Sunrise Hill
Bagi wisatawan yang berasal dari luar kota dan ingin menginap di kawasan Bandungan, tidak perlu repot-repot untuk mencari penginapan. Di sunrise Hill, saat ini juga disediakan homestay yang bernama Glamping (Glamor Camping) @sunrisehill_gedong_songo. Hanya dengan membayar Rp 500.000 kita bisa menginap di homestay dengan kapasitas 6 orang perkamarnya. Dan fasilitasnyapun ternyata cukup fantastis, antara lain: Bed, Air Panas, TV, Meja, Jar Air dan Free Masuk lokasi wisata utk 2 orang .
Subscribe to:
Posts (Atom)











