Sunday, September 2, 2012

Kecamatan Batang Kabupaten Batang

Kecamatan Batang Kabupaten Batang


Jika kita menelusuri jalur Pantura Pulau Jawa dari Semarang menuju Jakarta, pasti akan melewati salah satu kecamatan yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Batang yaitu Kecamatan Batang. Kecamatan Batang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Batang yang terletak pada ketinggian tanah 6 meter dpl. . Secara administratif Kecamatan Batang berbatasan dengan:
1. Sebelah Utara : Laut Jawa
2. Sebelah Timur : Kecamatan Kandeman
3. Sebelah Selatan : Kecamatan Warungasem dan Kecamatan Wonotunggal
4. Sebelah Barat : Kecamatan Pekalongan

Berdasarkan data yang dirilis dari BPS Kabupaten Batang 2012, Kecamatan Batang memiliki luas 3.434,54 Ha yang terbagi dalam 21 Desa/Kelurahan dan memiliki 80 Dusun, 103 Rukun Warga (RW) dan 494 Rukun Tetangga (RT).

Topografi
Kecamatan batang merupakan salah satu wilayah Kabupaten Batang yang berada di dataran rendah dengan ketinggian 0-25 mdpl dan kemiringan lahan 0-8 %. 

Jenis Tanah
Klasifikasi jenis tanah pada umumnya dibagi menjadi dua, yaitu klasifikasi teknis dan klasifikasi alami. Klasifikasi teknis adalah klasifikasi tanah yang didasarkan pada sifat-sifat tanah yang berpengaruh pada kemampuan tanah untuk penggunaan tertentu. Klasifikasi teknis sering disebut klasifikasi kemampuan atau kesesuaian lahan.
Klasifikasi alami adalah klasifikasi tanah yang berdasarkan atas sifat tanah yang dimilikinya tanpa menghubungkan dengan tujuan penggunaan tanah tersebut. Klasifikasi ini memberikan gambaran dasar sifat fisik, kimia dan minerologi tiap-tiap tanah yang dapat digunakan sebagai dasar pengolahan untuk berbagai penggunaan lahan. 
Jenis tanah yang terdapat di Kecamatan Batang antara lain: Tanah Latosol Coklat, Tanah Asosiasi Latosol Merah dan Latosol Coklat,  serta Tanah Kompleks Latosol Merah Kuning dan Latosol

Geologi
Secara garis besar pengolahan tanah yang terdapat di Kabupaten Batang khususnya di Kecamatan Batang terdiri dari endapan permukaan yang sebagian besar terdapat di sepanjang pantai utara dan batuan sedimen. Sebagian besar tanah terdiri dari breksi gunung api andesit muda 

Hidrologi
Secara hidrologis, Kecamatan Batang memiliki berbagai sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, irigasi dan industri .

Klimatologi 
Iklim merupakan kondisi rata-rata dari semua peristiwa yang terjadi di atmosfer yang terdapat pada suatu daerah yang luas serta pada waktu relatif lama. Kabupaten Batang yang terletak di jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) memiliki iklim tropis dengan jumlah hari hujan pada bulan Oktober-April dan musim kemarau pada bulan April-Oktober, dimana kedua musim ini silih berganti sepanjang tahun. Kecamatan Batang mempunyai rata-rata curah hujan lebih rendah, yaitu rata-rata 4.014 mm dengan jumlah hari hujan rata-rata 151 hari. Keadaan ini sangat mempengaruhi kegiatan masyarakat terutama kegiatan pertanian, yang merupakan aktivitas dominan penduduk setempat. Kondisi iklim di  Kabupaten Batang tergolong baik untuk pengembangan kegiatan pertanian sawah maupun pertanian yang dilakukan di lahan yang bukan berupa sawah (tegalan, kebun, dan lain-lain).

Sumber daya Mineral (Potensi Galian Tambang)
Bahan galian tambang yang terdapat di  Kecamatan Batang berdasarkan Hasil Penelitian Studi Kelayakan Potensi Pertambangan Kabupaten Batang Tahun 2002 adalah Tanah urug yang merupakan tanah hasil pelapukan batuan dasar dan menjadi tanah dengan bagian-bagian tertentu masih dijumpai batuan asalnya yang berukuran kerikil sampai kerakal  (2 m - 20 mm) berwarna coklat agak kekuningan. Kawasan pertambangan tanah urug ini terdapat di Desa kecepak dengan potensi cadangan 4.050.000 M3 dan dilakukan melalui penambangan rakyat. 

PERUNTUKAN DAN PEMANFAATAN LAHAN
Pola penggunaan lahan di Kecamatan Batang didominasi oleh lahan kering yang jumlahnya semakin meningkat dari tahun 2008-2011. Pada Tahun 2008, luas tanah kering di Kecamatan Batang adalah 2.005,64 Ha dan pada tahun 2011 bertambah menjadi 2011,14 Ha. Penambahan tanah kering tersebut terjadi karena adanya alih fungsi lahan dari tanah pertanian. 
Lahan pertanian berupa sawah yang ada di Kecamatan Batang terbanyak berada di Denasri Wetan dengan luas lahan 156,366 Ha dan di desa/kelurahan Kecepak, Proyonanggan Tengah, Proyonangan utara dan Karangasem Utara tidak terdapat lahan sawah karena terletak di daerah perkotaan. 
Tanah kering yang terdapat di Kecamatan Batang terdiri dari kahan tegal/kebun, pekarangan/permukiman, kolam/tambak serta peruntukan lainnya.  Apabila dibandingkan dari tahun 2008-2011, peningkatan luasan lahan kering terbesar terjadi pada peruntukan lahan pekarangan/permukiman sebagai implikasi dari perkembangan Kecamatan Batang yang juga merupakan ibukota Kabupaten Batang. Pertambahan luasan pekarangan sebesar 3,63 Ha dengan perubahan terbesar berada di Kelurahan Batang, Sedangankan pertambahan lahan tegalan/kebun yang terbesar di Desa Kecepak sedangkan di Desa Wates alit terjadi perubahan pola penggunaan lahan berupa penambahan lahan tambak/kolam dengan jumlah terbesar yaitu 7,83 Ha. 

Tags:

0 Responses to “Kecamatan Batang Kabupaten Batang”

Post a Comment

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks