Thursday, June 12, 2014

Kecamatan Ngawen

Kecamatan Ngawen
Kabupaten Klaten


Kecamatan Ngawen merupakan salah satu kecamatan yang ada dalam wilayah Administrasi Kabupaten Klaten. Kecamatan tersebut memiliki 13 desa/kelurahan yaitu:  Duwet, Gatak, Manjung, Senden, Kahuman, Pepe, Manjungan, Ngawen, Kwaren, Candirejo, Mayungan, Tempursari dan Drono dengan luas wilayah keseluruhan sebesar 1,696.90 hektar.

Kecamatan yang pada tahun 2013 berpenduduk 45,068 jiwa ini memiliki batas wilayah sebagai berikut :
Sebelah utara      :  Kecamatan Karanganom dan Kecamatan Jatinom
Sebelah timur     :  Kecamatan Ceper
Sebelah selatan   :  Kecamatan Klaten Utara dan Kecamatan Klaten  Selatan
Sebelah barat      :  Kecamatan Karangnongko

Apabila ditinjau berdasarkan kelerengannya, wilayah Kecamatan Ngawen memiliki dua kelas topografi yaitu topografi datar dan topografi landai. Dimana topografi datar tersebut berada pada angka kelerengan 0-2%, dan topografi datar berada pada bagian selatan. Sedangkan topografi landai berkisar pada angka 2-5%, dan wilayah yang bertopografi landai berada pada wilayah utara.  Ketinggian wilayah kecamatan tersebut adalah 100-500 meter di atas permukaan laut, sehingga masuk dalam katagori ketinggian rendah. 

Kecamatan Ngawen
Jenis tanah di Kecamatan ini adalah jenis tanah regosol kelabu yang memiliki tekstur kasar dan berasal dari material gunung api. Tanah regosol ini berupa tanah alluvial yang diendapkan. Tanah regosol ini tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian tetapi dapat digunakan bagi tembakau tanaman palawija dan buah-buahan yang tidak membutuhkan banyak air. Di Kecamatan Ngawen terdapat di beberapa sumber mata air, antara lain di Desa Duwet, Manjung, Ngawen, dan Candirejo. Hampir semua mata air yang ada digunakan untuk irigasi, mandi dan cuci.

Kegiatan budaya yang terdapat di Kecamatan Ngawen berupa acara bersih desa atau merti desa yang dilakukan setiap tanggal 1 Muharram dan 10 Dzulhijah. Di kawasan ini juga terdapat desa wisata, yaitu Dewi Soran Desa Duwet yang menyajikan beberapa kegiatan budaya seperti seni tari, ketoprak, karawitan anak, keroncong dan campursari, gejog lesung, jatilan, reog, wayang wahyu atau wayang suket. Lesung merupakan musik tradisional kuno yang saat ini hampir punah, dan mempunyai nilai seni yang tinggi khususnya bagi para petani yang mengungkapkan rasa kegembiranya setelah musim panen padi tiba. Kesenian ini mengandung unsur penyampaian informasi kepada masyarakat sekitar bahwa pada saat tersebut ada orang punya hajat dan ketika terjadi gerhana bulan. Selain kesenian budaya tersebut juga didukung adaya beberapa sumber mata air yang dapat menjadi daya tarik wisata.

Tags:

0 Responses to “Kecamatan Ngawen”

Post a Comment

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks